Meulaboh (ANTARA Aceh) - Bupati Aceh Barat, Provinsi Aceh H T Alaidinsyah mengatakan sangat mendukung tes urine kepada setiap calon kepala daerah pada pilkada serentak 2017.
"Saya sangat sepakat, apalagi kepala daerah dan calon kepala daerah itu memang harus memberikan teladan yang baik, apalagi ini merupakan upaya pemerintah memerangi narkoba,"katanya di Meulaboh, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan usai melantik Pergantian Antar Waktu (PAW) Komisioner KIP Aceh Barat di aula setdakab, Alaidinsyah mengatakan sebagai bupati dan calon bupati priode selanjutnya sudah siap melakukan tes urine tersebut.
Ia menyampaikan, peristiwa tertangkapnya Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi dalam kasus penyalahgunaan narkoba, merupakan pukulan talak bagi kepala daerah di Indonesia, walaupun tidak merasakan namun dirinya mengaku cukup prihatin.
Karena itu, dirinya sangat sepakat apabila dalam pencalonan sebagai kepala daerah kedepan perlu dilakukan tes urine, rambut atau segala macam yang dapat dilakukan untuk memastikan calon kepala daerah tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.
"Walaupun bukan kita yang merasakan tapi kita turut prihatin, begitulah dalam era keterbukaan ini, ya bisa saja semua terjadi bila tidak dikendalikan. Tes urine, rambut bisa salah satu indikator, sebagai calon ke depan saya harus siap," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut Dr (HC) Alaidinsyah juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ini seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) diruang lingkup setdakab juga akan mengikuti tes urine untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.
Dalam hal ini, tes akan dilakukan oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK), apalagi persoalan anggaran melalui APBK 2016 sudah disahkan senilai Rp500 juta, dana sebesar itu dapat digunakan untuk tes urine para pegawai.
Alaidinsyah memastikan, apabila ada pegawai daerah setempat yang kedapatan positif pengkonsumsi narkoba maka akan diproses sebagaimana aturan berlaku, hal ini juga merupakan gebrakan untuk memerangi narkoba dimulai dari aparatur pemerintah.
"Tes urin bagi pegawai akan dimulai dan sudah turun surat perintah dari Menpan RB, semua PNS juga akan dilakukan tes urine untuk memastikan secepatnya, kebetulan saat ini karena Wabub sebagai Kepala BNK lagi sakit, nanti kita koordinasikan,"katanya menambahkan.
"Saya sangat sepakat, apalagi kepala daerah dan calon kepala daerah itu memang harus memberikan teladan yang baik, apalagi ini merupakan upaya pemerintah memerangi narkoba,"katanya di Meulaboh, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan usai melantik Pergantian Antar Waktu (PAW) Komisioner KIP Aceh Barat di aula setdakab, Alaidinsyah mengatakan sebagai bupati dan calon bupati priode selanjutnya sudah siap melakukan tes urine tersebut.
Ia menyampaikan, peristiwa tertangkapnya Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi dalam kasus penyalahgunaan narkoba, merupakan pukulan talak bagi kepala daerah di Indonesia, walaupun tidak merasakan namun dirinya mengaku cukup prihatin.
Karena itu, dirinya sangat sepakat apabila dalam pencalonan sebagai kepala daerah kedepan perlu dilakukan tes urine, rambut atau segala macam yang dapat dilakukan untuk memastikan calon kepala daerah tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.
"Walaupun bukan kita yang merasakan tapi kita turut prihatin, begitulah dalam era keterbukaan ini, ya bisa saja semua terjadi bila tidak dikendalikan. Tes urine, rambut bisa salah satu indikator, sebagai calon ke depan saya harus siap," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut Dr (HC) Alaidinsyah juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ini seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) diruang lingkup setdakab juga akan mengikuti tes urine untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.
Dalam hal ini, tes akan dilakukan oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK), apalagi persoalan anggaran melalui APBK 2016 sudah disahkan senilai Rp500 juta, dana sebesar itu dapat digunakan untuk tes urine para pegawai.
Alaidinsyah memastikan, apabila ada pegawai daerah setempat yang kedapatan positif pengkonsumsi narkoba maka akan diproses sebagaimana aturan berlaku, hal ini juga merupakan gebrakan untuk memerangi narkoba dimulai dari aparatur pemerintah.
"Tes urin bagi pegawai akan dimulai dan sudah turun surat perintah dari Menpan RB, semua PNS juga akan dilakukan tes urine untuk memastikan secepatnya, kebetulan saat ini karena Wabub sebagai Kepala BNK lagi sakit, nanti kita koordinasikan,"katanya menambahkan.
Pewarta: Pewarta : AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.