Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyatakan Pemerintah Aceh mengusulkan anggaran pembangunan tahun 2017 mencapai Rp60 triliun.

"Pemerintah Aceh sudah mengusulkan anggaran Rp60 triliun dapat tertampung oleh pemerintah pusat. Anggaran sebesar itu untuk memacu pembangunan di Provinsi Aceh," kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Banda Aceh, Kamis.

Gubernur menyebutkan, anggaran tersebut ditujukan untuk prioritas utama pembangunan Aceh, serta  meningkatkan kontribusi Aceh dalam pembangunan nasional.

Menurut Gubernur, anggaran puluhan triliun rupiah tersebut dialokasikan untuk pembangunan kawasan ekonomi khusus di Lhokseumawe dan kawasan industri strategis.

Selanjutnya, dialokasikan untuk revitalisasi kawasan pengembangan ekonomi terpadu atau Kapet Banda Aceh. Berikutnya, pengembangan pembangunan pelabuhan perikanan samudra di Lampulo, Banda Aceh.

Selain itu, pembangunan terowongan di Gunung Geurutee, Aceh Jaya, dan pembangunan jalan lintas tengah, barat, dan timur Aceh dan pembangunan perlindungan kawasan hutan strategis.

Pembangunan tersebut, kata gubernur, terintegrasi dengan rencana pembangunan jangka menengah atau RPJM yang meliputi peningkatan infrastruktur yang terintegrasi.

Kemudian, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Reformasi birokrasi, dinul Islam, adat istiadat dan budaya serta keberlanjutan perdamaian.

Dan peningkatan ketahanan pangan dan nilai tambah produksi. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat Serta peningkatan investasi dan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.

"Semuanya ini harus menjadi acuan dasar bagi seluruh perangkat kerja Pemerintah Aceh dan pemerintahan kabupaten/kota dalam melaksanakan pembangunan," kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026