Blangpidie (ANTARA Aceh) - Tiga paket proyek pembangunan jalan lebar 30 meter di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, tahun anggaran 2015 tuntas dikerjakan dan bisa dimanfaatkan setelah sempat terhambat akibat bencana alam banjir beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abdya Rahwadi di Blangpidie Minggu mengatakan, tiga paket proyek yang telah tuntas dikerjakan tersebut yakni, paket pembangunan jalan 30, ruas lokasi Pelabuhan Surin, pembangunan jalan 30 ruas Krueng Teukuh - Ie Mirah dan pembangunan jalan 30 ruas Lama Muda-Krueng Teukuh.

"Alahmdulillah, 3 ruas jalan yang telah kita bangun itu sudah dapat dimanfaatkan masyarakat, meskipun sebelumnya proses pekerjaan proyek-proyek tersebut sempat terkendala karena bencana banjir yang melanda Abdya pada akhir tahun 2015," katanya.

Rahwadi mengatakan, pembangunan tiga paket proyek jalan lebar 30 meter di daerahnya tersebut dibangun dengan menggunakan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tambahan Usulan Daerah 2015 dengan total pagu anggaran sekitar Rp73 miliar.

"Jadi, untuk sisa ruas jalan lebar yang belum fungsional pada tahun 2016 ini segera kita bangun, termasuk pembangunan ruas jalan lebar Pulau Kayu-kawasan Surin. Kita harapkan pada 2017 akan datang seluruh ruas jalan lebar 30 meter sudah dapat dimanfaatkan warga," katanya.

Selain membangun sisa ruas jalan 30, pada tahun ini Pemkab Abdya juga membangun dua jembatan besar, yakni jembatan penghubung Suak Sane, dan jembatan penghubung Krueng Teukuh yang selama ini pembangunannya sangat dinanti-nantikan masyarakat.

"Saat ini proses pelaksanaan pembangunan kedua infrastruktur jembatan itu sudah memasuki tahap lelang, sumber anggaran DAK Reguler dan APBK," katanya.

Infrastruktur jalan dan jembatan yang telah dibangun oleh pemerintah daerah itu merupakan akses penting bagi masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi, karena selain dapat mempermudahkan mobilisasi pengangkutan hasil perkebunan milik masyarakat, juga dapat memangkas waktu selama 2 jam petani ke kebun.

Ibrahim, salah seorang petani sawit di kawasan Surin mengaku gembira jika pemerintah terus membangun jalan lebar 30 meter bersama dengan jembatan Krueng Teukuh dan jembatan penghubung Lama Muda-Suak Sane, karena dapat memudahkan untuk mengangkut hasil pertanian.

"Selama ini, kami para petani terpaksa harus naik rakit untuk menjangkau ke lahan perkebunan. Tetapi, jika dua jembatan itu terbangun, tentu kami bergembira, karena tidak harus menyeberang sungai dengan rakit, ditambah terbangunnya jalan lebar itu, tentu kami menjadi mudah pergi ke kebun," katanya.



Pewarta: Pewarta : Suprian
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026