Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Seorang warga Desa Keude Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Selasa dini hari menemukan satu unit granat aktif.
Kapolsek Dewantara AKP Pitriadi kepada wartawan di Lhokseumawe, Selasa mengatakan benda berbahaya dan berdaya ledak tinggi itu ditemukan oleh Aulia Rahman (26).
Warga Dusun Cot Trieng, Desa Keude Krueng Geukuh ini menemukan granat di belakang rumahnya sekitar pukul 00.10 WIB.
Warga lalu membawa benda itu ke dekat bekas rel kereta api, atau tepatnya di depan SDN 6 Dewantara. Setelah itu, warga lalu melapor ke kepolisian.
Ia mengatakan benda berbahaya tersebut diduga peledak bawah air.
"Benda yang diduga bom yang ditemukan di belakang rumah Aulia Rahman adalah bahan peledak aktif, sejenis bom di bawah air," ungkap Kapolsek.
Keberadaan bahan peledak tersebut langsung didatangi oleh tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen B Pelopor Brimob, Jeulikat, Lhokseumawe.
Proses evakuasi granat dilakukan oleh petugas Jibom dengan sangat hati-hati serta menggunakan baju pelindung khusus sesuai dengan standar operasional prosedur pengamanan benda berbahaya.
Pewarta: Pewarta: Mukhlis: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.