Aceh Besar (ANTARA Aceh) - Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi menyatakan kapal imigran Sri Lanka yang kini terdampar di bibir Pantai Cemara, Lhoknga, Aceh Besar akan digeser dengan menggunakan alat berat dan nantinya ditarik dengan tug boat.
"Saat ini posisi kapal sudah terdampar ke darat dan nantinya akan diupayakan di geser dan ditarik oleh tug boat ke laut setelah perbaikan mesin dilaksanakan," katanya di Lhoknga, Aceh Besar, Kamis.
Ia menjelaskan proses penggeseran kapal imigran Sri Lanka tersebut akan disesuaikan dengan kondisi pasang air laut.
"Begitu mesin siap diperbaiki, kita akan upayakan kapal segera digeser dan ditarik dari darat," katanya.
Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan kapal imigran Sri Lanka tersebut nantinya akan dipandu menuju ke negara asal.
"Kita akan pandu mereka menuju negara asal setelah perbaikan mesin dilakukan," katanya.
Ia menambahkan atas nama kemanusia Aceh membantu pengecekan kesehatan, perbaikan mesin, makanan dan bahan bakar kepada imigran asal Sri Lanka itu.
"Makanan nanti akan kita tambah, minyak kita bantu dan kapal yang rusak di perbaiki," katanya.
Sebanyak 44 imigran asal Srilangka terdampar di perairan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin pada Sabtu (11/6).
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.