Lhokseumawe (ANTARA Aceh)- Berbagai jenis ikan yang dijual di pasar dalam wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh dinyatakan bebas dari bahan pengawet berbahaya jenis formalin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dr. Said Alam Zulfikar, Kamis menegaskan, bahwa berdasarkan penelusuran pihaknya beberapa waktu lalu di sejumlah pasar dalam wilayah Kota Lhokseumawe, ikan segar dan produk ikan olahan di Kota Lhokseumawe dinyatakan bebas formalin.
"Kita sudah cek ikan segar maupun ikan asin di Kota Lhokseumawe beberapa waktu lalu, hasilnya negatif. Artinya tidak ditemukan bahan pengawet berbahaya seperti Formalin," ucap Said.
Beberapa contoh ikan yang diambil di pasar sebagai sampel yaitu ikan segar maupun ikan asin atau ikan olahan yang aman untuk dikonsumsi.
Sebagaimana diketahui, pasokan ikan segar maupun ikan olahan di pasar-pasar tradisional di Kota Lhokseumawe dipasok dari nelayan setempat, karena Kota Lhokseumawe merupakan salah satu daerah penghasil ikan di Aceh.
Hampir seluruh kawasan pesisir di Kota Lhokseumawe, masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan, baik nelayan tangkap maupun petani budidaya ikan.
Namun untuk konsentrasi tempat pendaratan ikan di Lhokseumawe, dipusatkan di kawasan Pusong dan Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti.
Begitu juga dengan produk berbagai jenis ikan olahan di Kota Lhokseumawe, umumnya dilakukan di kawasan desa nelayan Pusong. Dimana dikawasan tersebut yang meliputi tiga desa, terdapat seratusan tempat penjemuran atau pembuatan ikan asin dan ikan olahan lainnya.
Hasil ikan segar, ikan asin dan ikan olahan yang berasal dari Kota Lhokseumawe, selain untuk kebutuhan pasar lokal juga dikirim ke berbagai daerah di Aceh dan juga luar daerah.
Pewarta: Pewarta : MukhlisUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.