Meulaboh (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, meluncurkan pengoperasian mobil ambulans Publik Safety Center (PSC) nomor 119 untuk pelayanan gawat darurat arus mudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah.
Penanggungjawab PSC 119 Kabupaten Aceh Barat dr Suhada di Meulaboh, Jumat mengatakan, ambulans untuk emergency tersebut khusus untuk jangkauan operasionalnya dalam wilayah jangkaun 12 kecamatan kabupaten itu.
"Justru lebih lounching PSC menjelang lebaran ini untuk mengkafer kejadian kecelakaan atau apa saat mudik atau kejadian di kampung. Jadi kita memantau sampai kesitu dengan membuka jejaring dengan puskemas," katanya.
Suhada yang juga Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Aceh Barat ini menyebutkan, PSC 119 merupakan pelayanan publik ambulan gawat darurat terkoneksi secara nasional.
Pada hari bersamaa Kementrian Kesehatan RI juga melakukan lounching pusat Komando Nasional atau National Command Center (NCC) 119 di Jakarta, acara tersebut langsung dipimpin Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek.
Seluruh warga dapat menghubungi nomor 119 terpusat di Jakarta itu dan kemudian diteruskan ke kabupaten yang terdekat diberikan mandat untuk membantu pelayanan pasien gawat darurat untuk semua kondisi.
"Ataupun kalau memang terlalu sibuk dinomor 119, masyarakat juga dapat menghubungi nomor kontak 01362843719. Kami pastikan nomor ini handphon ini aktif 24 jam sama seperti 119," jelasnya.
Lebih lanjut Suhada menyebutkan, setelah mendapatkan lokasi untuk penjemputan pasien dari informasi PSC 119 atau nomor yang dipegang oleh tim PSC ini maka ambulans pelayanan gawat darurat segera menjemput pasien.
Dia menjelaskan, ada tiga sifat kedaruratan yang diberikan bantuan dengan ambulans tersebut, pertama darurat kecelakaan, darurat kebakaran dan darurat medis, tim PSC akan meneruskan pasien kepada pihak yang menanggani seterusnya.
Dia menjelaskan, pada 2017 mendatang pihaknya telah mengsulkan tiga unit mobil ambulans untuk PSC melalui Dana Alokasi Kusus (DAK), karena masih keterbatasan maka tim PSC Aceh Barat akan membuka jejaring dengan 13 puskesmas di daerah itu.
"Kalau ambulans puskesmas itukan untuk membawa pasien ke rumah sakit, nah kalau PS itu kita melayani gawat darurat, menjemput pasien kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya menambahkan.
Pewarta: Anwar Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.