Sabang (ANTARA Aceh) - Sebanyak 200 unit mobil yang dikelola usaha rental tersewakan selama libur panjang Idul Fitri 1437 Hijriah di Sabang, Aceh.

"Ke-200  mobil rental dipakai dan disewa  para wisatawan yang berkunjung ke Sabang, Aceh selama liburan Lebaran," kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Sabang, T Ari Afriansyah di Sabang, Minggu.

Selama libur panjang lebaran,  kunjungan wisatawan ke Sabang meningkat drastis dan rata-rata memesankan mobil rental.

Sejak H+2 sampai H+5 sekitar 60 unit mobil angkutan umum dan sekitar 140 unit mobil rental habis tersewakan, bahkan para wisatawan lebih dulu memesankan mobil dengan menghubungi agen atau melalui kenalan.

Saat libut akhir pekan maupun libur panjang mobil angkutan umum dan mobil rental meningkat permintaannya dan para supir tersebut pendapatannya meningkat sampai tiga kali lipat dari hari biasanya.

"Syukur saat tamu ramai berkunjung ke Sabang pendapatan supir angkutan umum maupun masyarakat yang mengrentalkan mobilnya juga meningkat, ya sekitar 3 kali lipatlah pendatannya," ucapnya.

Selain mobil angkutan umum dan mobil rental selama libur panjnag ini diperkirakan ratusan seperda motor juga ikut tersewakan.

"Kita tidak mengantongi data, menurut pantauan dilapangan banyak usaha rental sepeda motor roda dua dan milik pribadi juga disewakan selama libur panjang ini dan informasi yang kita pereloh untuk saat ini jangankan mobil rental sepeda motor saja sulit diperoleh," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi, dan Informatika (Dishubkomnfo) Kota Sabang, Irawadi melalui Kabid transportasi Daratnya, M Nasir mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pengunjung pihaknya menurutkan 12 unit bus.

"Mobil rental sudah habis dan kita sudah menyiapkan  12 unit bus milik Dishub dan jika wisatawan membutuhkan mobil tersebut siap kita turunkan," kata M Nasir di pelabuhan Balohan, Sabang, Minggu.

Lalu pihaknya menghimbau kepada semua pengguna jasa pelayaran maupun pengguna jalan raya untuk meningatkan kewaspadaannya dan tidak melaju dengan kecepa tinggi ditempat keramaian.

"Sabang itu jalan mendaki dan banyak tekongan, para wisatawan yang menyetir maupun mengenderai sepeda motor sendiri agar meningkatkan kewaspadaannya di jalan raya," ujarnya.

Lebih lanjutnya dia mengakui, sudah melakukan koordiasi dengan pihak Pepolisian, Syahbandar, Karantina Kesehatan serta semua pihak terkait lainnya.

"Kita intens berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, bahkan anggota RAPI Kota Sabang secara swadaya juga aktif mamantau serta menyampaikan informasi baru," katanya.


Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026