Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Sebanyak 14 orang siswa dari Kecamatan Lhoknga dan Leupung, Kabupaten Aceh Besar dinyatakan lulus sebagai peserta program pendidikan kejuruan teknologi semen setera D-3 milik PT Holcim Indonesia Tbk.

"Ini merupakan sebuah program yang pihak perusahaan dalam membangun sumber daya manusia lokal di daerah ini," kata Plant Manager, PT Lafarge Cement Indonesia (LCI), Gerald Guiot di Lhoknga, Aceh Besar, Senin.

Di sela-sela pelepasan 14 siswa yang dinyatakan lulus dalam progam EVE (Enterprise based-Vocational Education) yang dijalankan anak perusahaan PT Holcim Indonesia Tbk yakni PT Lafarge Cement Indonesia dalam , ia mengatakan peserta yang lolos tersebut merupakan siswa terbaik di dari dua kecamatan tempat perusahaan tersebut beroperasi.

EVE merupakan program pendidikan vokasional (kejuruan) teknologi semen setara D3 milik PT Holcim Indonesia Tbk bekerjasama dengan Politeknik Negeri yang menekankan pada pelajaran dan praktek lapangan.

Peserta tersebut direncanakan akan diberangkatkan ke pabrik Holcim Indonesia di Cilacap, Jawa Tengah dan Narogong, Jawa Barat, untuk menimba ilmu selama tiga tahun dan mendapatkan ijazah kelulusan D3 Teknik Mesin serta menerima sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk beberapa keahlian teknis yang didapatkan.

Program EVE tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Aceh dan program tersebut merupakan salah satu bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) Holcim Indonesia untuk memberi kesempatan pendidikan secara gratis kepada siswa/i lulusan SMA dan SMK terbaik yang ada di sekitar pabrik dengan batas usia maksimal 21 tahun.

CSR Manager PT LCI, Saifuddin mengatakan calon peserta yang mendaftar dalam program tersebut akan melalui sejumlah tahapan seperti administratif dan juga tes akademik, psikotest dan tes kesehatan dan mereka yang dinyatakan lulus akan menandatangani kontrak pendidikan berdurasi tiga tahun dengan Holcim Indonesia.

Ia mengatakan sebelum memulai proses seleksi, tim yang terlibat melakukan sosialiasi terlebih dahulu di tingkat kecamatan Lhoknga dan Leupung dengan mengundang Muspika, tokoh masyarakat serta pihak terkait lainnya sejak tanggal 3 Maret 2016.

"Mereka perlu mengetahui gambaran mengenai program ini. Proses seleksi dilakukan langsung secara objektif oleh tim EVE Holcim Indonesia dan siswa-siswi yang terpilih telah melakukan proses tanda tangan kontrak," katanya.

Camat Lhoknga, Ramli memberikan apresiasi terhadap program yang dijalankan perusahaan tersebut guna meningkatkan sumber daya manusia di dua kecamatan tersebut.

"Kami berharap siswa terpilih tersebut dapat belajar dengan sungguh-sungguh sehingga dapat berhasil dan membanggakan orang tua serta daerah asalnya dan kami berharap program ini dapat terus belanjut di tahun berikutnya," katanya.
    


Pewarta: Muhammad Ifdhal
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026