Meulaboh (ANTARA Aceh) - Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah mengajak generasi muda untuk tidak salah dalam memanfaatkan perkembangan teknologi karena dapat menyebabkan pergeseran norma-norma kehidupan serta kultur budaya daerah.

"keterpurukan dan kehancuran dapat mengacam generasi muda akibat tidak adanya aktivitas yang memiliki nilai positif," kata Bupati di Meulaboh, Rabu, saat melepas kontingen Pramuka untuk ikut Jambore Nasional di Cibubur, Jawa Barat.

Kontingen Parmuka Aceh Barat berjumlah 72 orang berasal dari jenjang pendidikan SLTP/MTs. Romobongan terdiri dari 30 orang putra-putri serta plus 40 orang pembimbing, pelatih dan official. Dan akan mengikuti Jambore Nasional pada 14-21 Agustus 2016.

Bupati menyatakan, melalui kegiatan ini kepramukaan Aceh Barat bisa bangkit dan menujukan kepada masyarakat jika kegiatan pramuka memiliki arti penting dan bukan aktifitas hura-hura.

"Ajang ini merupakan salah satu bentuk kegiatan temu kader pramuka seluruh Indonesia, maka kami berharap ini menjadi ajang berbagai pengetahuan, pengalaman, serta kreatifitas," imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, setelah sampai di tempat tujuan dirinya menaruh harapan besar kepada seluruh anggota kontigen untuk menunjukan citra positif dimata nasional, apalagi disana semua kontigen saling berjumpa dalam satu organisasi.

Dalam mengisi berbagai event yang diselenggarakan, kontigen Aceh Barat dimintakan untuk dapat menunjukkan kemampuan, berusaha semaksimal mungkin sehingga membawa pulang satu kebanggaan bagi daerah asal.

"Bangunlah kebersamaan, kekompakan serta persatuan dan kesatuan yang bisa menjadi hadiah terindah dari ajang perkemahan jambore nasional tahun 2016," katanya menambahkan.

Kontingen asal bumi "Teuku Umar" dilepas kembali keberangkatan oleh Wagub Aceh Muzakir Manaf pada 11 Agustus 2016, kontigen dari Aceh Barat terpilih untuk menunjukan kebolehan pada acara pembukaan menampilkan tarian "Rapi Geleng" di hadapan 25.000 peserta dari seluruh Indonesia dengan tema Keren, Asik dan Gembira pada acara yang rencananya di buka oleh Presiden RI Joko Widodo.



Pewarta: Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026