Banda Aceh (Antara Aceh) - Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, Prof Samsul Rizal menyatakan peringatan hari jadi perguruan tinggi tertua di Aceh tersebut merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan perguruan tinggi tersebut.
"Tradisi peringatan hari jadi yang sudah berlangsung puluhan tahun ini akan menjadi sarana evaluasi secara menyeluruh terhadap perkembangan yang telah dicapai dalam tahun tersebut," katanya di Darusalam, Banda Aceh, Selasa.
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela memimpin rapat senat terbuka dalam rangka memperingati hari jadi Unsyiah ke-55 di Gedung AAC, Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.
Ia menjelaskan perguruan tinggi "Jantong Hatee" rakyat Aceh itu terus berupaya memperkuat tiga dharma perguruan tinggi yaitu, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengatakan salah satu bukti nyata komitmen Unsyiah berperan dalam masyarakat adalah digelarnya Bakti Sosial Terintegrasi di Kabupaten Gayo Lues pada pertengahan Agustus yang melibatkan lebih dari 300 orang dari civitas akademika Unsyiah dengan lintas kompetensi.
"Hari jadi ini kali ini terasa sangat istimewa karena banyak pencapaian positif yang berhasil dicapai dalam satu tahun terakhir ini," katanya.
Ada pun capain yang berhasil diantaranya perolehan akreditasi A, Unsyiah meraih peringkat pada posisi10 besar dalam webometricsÿperguruan tinggi di Indonesia dan jumlah publikasi ilmiah Unsyiah di tingkat internasional juga telah disitasi oleh para ilmuan seluruh dunia.
Dalam peringatan Dies Natalis Unsyiah ke-55 itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyampaikan orasi ilmiah dengan tema "Peran Perguruan Tinggi dalam Kehidupan Bernegara dan Berkonstitusi" dan turut hadir Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan unsur Forkopimda Aceh.
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.