Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal meluncurkan buku berjudul "Potret Sejarah Banda Aceh" karya wartawan senior H Harun Keuchik Leumiek.

Peluncuran berlangsung di Balai Kota Banda Aceh, Senin. Peluncuran buku tersebut turut dihadiri Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman dan pengurus PWI lainnya, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh dan tokoh masyarakat.

H Harun Keuchik Leumiek merupakan tokoh pers Aceh yang kini berusia 74 tahun. Beliau merupakan pemegang kartu Number One PWI dan anggota PWI seumur hidup. Serta pemegang sertifikasi kompetensi utama dari Dewan Pers.

Peluncuran ditandai dengan penyerahan buku kepada Wali Kota Banda Aceh serta sejumlah perwakilan media massa, baik cetak maupun elektronik serta utusan organisasi masyarakat.

H Harun Keuchik Leumiek mengatakan, buku tersebut berisi perjalanan Kota Banda Aceh sejak zaman kolonial Belanda hingga sekarang ini. Buku ini dibuat untuk merekam perkembangan ibu kota Provinsi Aceh tersebut dari masa ke masa.

"Buku ini berisi foto-foto jurnalistik ketika saya mulai terjun ke dunia wartawan mulai tahun 1950-an. Selain itu, foto-foto di buku ini juga berisikan gambar kondisi akhir abad 18-an ketika Belanda masih berada di Banda Aceh," ungkap dia.

Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal mengatakan, buku ini merupakan pembelajaran masa lalu untuk membangun masa depan. Dan buku ini merupakan sejarah paling berharga bagi Kota Banda Aceh.

"Kami berterima kasih kepada H Harun Keuchiek Leumiek yang melahirkan karya besarnya Potret Sejarah Banda Aceh. Dan buku ini merupakan bukti catatan sejarah Kota Banda Aceh yang sudah berusia lebih delapan abad," kata Hj Illiza Saaduddin Djamal.

Wali Kota mengatakan, pihaknya akan memperbanyak buku tersebut dan diberikan kepada tamu pemerintah kota. Selain itu, buku akan dijadikan materi pendidikan bagi anak-anak sekolah di Kota Banda Aceh.

Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman mengatakan, buku berjudul Potret Sejarah Banda Aceh merupakan karya besar H Harun Keuchiek Leumiek. Dalam usia senja, beliau masih berkarya. Masih melakukan kegiatan jurnalistik.

"Potret Sejarah Banda Aceh merupakan bukti. Karena itu, kami berharap karya H Harus Keuchik Leumiek bermanfaat bagi masyarakat terutama generasi mendatang. Kalau bisa, buku ini menjadi bagian materi pendidikan di sekolah-sekolah," kata Tarmilin Usman. 



Pewarta: M Haris SA
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026