Banda Aceh (Antara Aceh) - Gubernur Aceh Zaini Abdullah berkomitmen untuk melanjutkan moratorium tambang guna menjaga kelestarian hutan dan keseimbangan lingkungan alam.

"Komitmen menjaga kelestarian hutan dan lingkungan Aceh bukan hanya saat menjadi pemimpin Aceh. Jauh sebelum itu dan saat diberikan amanah saya sangat fokus memikirkan hal tersebut," katanya di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikan pada sela-sela pertemuan dengan Koalisi Masyarakat Peduli Tambang Aceh di Pendopo Gubernur Aceh.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Aceh menandatangani kesepakatan bersama terkait komitmen untuk melanjutkan moratorium tambang.

Pada tahun 2014, Gubernur Aceh telah mengeluarkan Intruksi Gubernur Aceh Nomor 11/Instr/2014 tentang Moratorium Izin Pertambangan Mineral dan Batu Bara di Aceh dan intruksi tersebut akan berakhir pada 30 Oktober 2016.

Ia menjelaskan, sebelum bertemu dengan perwakilan dari Koalisi Masyarakat Peduli Tambang Aceh, telah berdiskusi dengan Asisten I Sekda Aceh dengan membicarakan tentang perpanjangan Ingub 11/2014.

"Alhamdulillah, kebijakan Pemerintah Aceh terkait moratorium tambang mendapat dukungan. Semoga upaya kita menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan ini mendapat ridha dari Allah," katanya.

Zaini mengatakan dalam membangun provinsi ujung paling barat Indonesia itu Pemerintah Aceh membutuhkan kritik dan saran yang membangun dari seluruh elemen masyarakat dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara keseluruhan.

Ia meyakini kebijakan Pemerintah Aceh terkait moratorium tambang sangat penting karena efektif mengurangi laju deforestasi dan degradasi lahan dan hutan di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu.




Pewarta: Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026