Meulaboh (ANTARA Aceh) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah barat dan selatan Aceh diguyur hujan pada malam hari selama tiga hari ke depan, sehingga masyarakat perlu mewaspadainya.

Kepala BMKG Stasiun Meulaboh-Nagan Raya, Edi Darlupti, di Meulaboh, Minggu, mengatakan, potensi curah hujan sedang hingga ringan terjadi pada malam hari, sementara pada siangnya cerah dan bearawan.

"Imbauannya masyarakat terutama sekali agar waspada terhadap anggin kencang untuk tiga hari ke depan," katanya.

Dalam prakiraan cuaca Aceh Bagian Barat dan Selatan yang diriliskan, bahwa kecepatan anggin ketinggian  permukaan 3000 feet umumnya bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 0-30 km/jam.

Adanya sistem tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera dan adanya belokan serta adanya pertemuan tekanan anggin di pesisir barat Aceh dan Selat Malaka memicu pertumbuhan awan konvektif memicu terjadinya hujan.

Sementara untuk ketinggian gelombang untuk kawasan itu adalah 1,25 meter hingga 3 meter, kepada nelayan dimintakan waspada.

Sementara itu dalam dua hari terakhir curah hujan mengguyur dari pagi hingga malam hari sehingga membuat ruas jalan protokoler Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dilanda banjir genangan air hujan.

Kemudiaan aktivitas masyarakat petani di Desa Blang Beurandang, Johan Pahlawan sejak dua hari terakhir memanfaatkannya untuk memulai mengarap sawah selama adanya curah hujan ini.

Bahkan pada Minggu (16/10) pagi, masyarakat petani bersama Babinsa Kodim 0105 Aceh Barat terpantau melakukan gotong royong membersihkan drainase di kawasan itu.

Informasi dari beberapa kawasan pedalaman Aceh Barat belum adanya laporan terjadinya banjir, meskipun debit air sungai yang melingkari kabupaten itu sudah terlihat mengalami peningkatan dan bewarna keruh.




Pewarta: Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026