“Peningkatan jumlah kendaraan pada bulan Ramadhan 1444 Hijriyah sebesar 57 persen, dengan total seluruh jenis kendaraan dan pada saat bulan Ramadhan sebanyak 4.831,5 satuan mobil penumpang per jam,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat, Dodi Bima Saputra di Meulaboh, Sabtu.
Sebelum bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah, kata Dodi, jumlah kendaraan di jalan raya pada saat jam sibuk sebanyak 2.757 satuan mobil penumpang per jam.
Dodi menjelaskan angka tersebut diperoleh berdasarkan hasil survey traffic counting dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 yang dilakukan di Kota Meulaboh - Aceh Barat.
Ia menjelaskan, satuan mobil penumpang (SMP) merupakan satuan kendaraan di dalam arus lalu lintas yang disetarakan dengan mobil penumpang dengan menggunakan ekivalensi mobil penumpang (EMP), dengan peningkatan proporsi jenis kendaraan tertinggi yaitu sepeda motor dan mobil.
Ada pun waktu puncak (Peak Hour) kepadatan jalan raya di Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat yaitu sejak pukul 17.45 WIB - 18.00 WIB.
Guna mengurai kepadatan arus lalu-lintas di jalan raya, kata dia, pihaknya bersama petugas kepolisian dari Polres Aceh Barat kini terus melakukan berbagai upaya untuk mengurai kepadatan di jalan raya.
Salah satunya dengan menempatkan petugas di persimpangan jalan raya atau di lokasi titik kepadatan, guna melakukan pengaturan lalu-lintas bersama pihak terkait, sehingga memudahkan masyarakat dalam berkendara di jalan raya, demikian Dodi Bima Saputra.
Baca juga: Buron sejak 2018, DPO kasus kecelakaan lalu lintas ditangkap
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026