Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Sebanyak 827 ekor sapi betina milik petani Kecamatan Cot Girek, Lhoksukon, dan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, diasuransikan ke PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero), Cabang Lhokseumawe.

Ratusan sapi yang dimasukkan ke asuransi itu, berada di bawah naungan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bunga Damai, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara.

Ketua Gapoktan Bunga Damai Abubakar atau Bang Abu menyebutkan, biaya pembayaran asuransi bagi petani sebesar Rp 200 ribu per ekor sapi selama setahun itu ditanggung pemerintah dan pihaknya.

"Sapi petani yang berada di bawah naungan Gapoktan Bunga Damai ini, kami masukkan ke asuransi secara gratis, tanpa ada pungutan biaya sedikitpun dari petani," katanya.

Abu merincikan, total premi Rp 200 ribu per ekor sapi dan pembayarannya sebesar 20 persen atau Rp 40 ribu ditanggung Gapoktan Bunga Damai. Sedangkan 80 persen atau Rp 160 ribu mendapat subsidi dari pemerintah.

"Ini sebagai bentuk dukungan pihaknya terkait program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab), yang dicanangkan pemerintah,¿ujarnya.

Sementara itu, Distannak Kabupaten Aceh Utara melalui Kasi Pengembangan dan Penyebaran Ternak, Zulkifli Ahmad mengatakan pihaknya sangat mendukung program tersebut.

"Kami mendukung penuh progam ini," kata Zulkifli Ahmad, pada acara penyerahan polis dan pemasangan ear- tag (nomor telinga) secara simbolis, di halaman Kantor Camat Cot Girek, siang tadi, Rabu.

Kepala PT Jasindo, Cabang Lhokseumawe Ibnu Patria As Sidik mengatakan, setiap ternak sapi yang dimasukkan asuransi dan telah diberi nomor telinga, bakal diganti rugi bila terjadi kematian dan kehilangan atau pencurian, selama setahun.

"Kalau mati akan diganti, kemudian ternak sapi yang hilang dan dicuri kalau sudah ada surat dari polisi, juga akan mendapatkan ganti rugi Rp 10 juta per ekor sapi, dan usia sapi itu minimal 1 tahun," katanya.

Gapoktan Bunga Damai ini, sebut Ibnu Patria As Sidik, merupakan pertama dan terbesar di Aceh yang memasukkan asuransi tersebut. 



Pewarta: Mukhlis
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026