"Salah satu langkah yang kita lakukan di Aceh adalah meningkatkan layanan, sementara untuk frekuensi penerbangan tetap yakni 3 kali sehari," kata General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Cabang Banda Aceh, Nano Setiawan di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan dalam menghadapi liburan akhir tahun di Provinsi Aceh, pihaknya tidak menambahkan frekuensi terbang sebab pergerakan penumpang yang menggunakan transportasi udara di Aceh tidak terjadi peningkatan signifikan sehingga harus menambah jadwal penerbangan.
"Memang penumpang yang berangkat penuh, namun hingga saat ini belum ada perkembangan untuk menambah frekuensi. Sampai saat ini penerbangan Garuda Indonesia masih normal yakni 3 kali dalam sehari," katanya.
Menurut dia, pihaknya akan terus memantau perkembangan penumpang dan memberikan pemahaman kepada seluruh penumpang untuk datang tepat waktu sehingga tidak tertinggal oleh pesawat.
"Kita terus mengedukasi penumpang untuk datang tepat waktu sesuai jam penerbangan masing-masing," katanya.
Ia menambahkan, maskapai perusahaan plat merah tersebut hingga saat ini masih menyiapkan harga promo bagi penumpang yang akan menggunakan jasa transportasi dari perusahaan itu dalam menghadapi libur akhir tahun.
"Kita saat ini masih menyiapkan harga promo, harga ini hanya berlaku untuk penumpang yang akan berangkat untuk perjalanan empat hari ke depan, kalau untuk mendekati harganya menyesuikan," katanya.
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.