Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Upaya perdamaian yang difasilitasi Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi dan Dandim 0107 Letkol Kav Hari Mulyono yang rencananya digelar di Mapolsek Ladang Rimba Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu  untuk mendamaikan pendukung Irwandi Yusuf dan Muzakir Manaf yang terlibat bentrok Selasa malam di Desa Keude Trumon secara tiba tiba ditunda.

Penundaan tersebut disebabkan pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB secara tiba tiba terjadi serangan balasan dari sekelompok orang yang menyerang dan merusak alat peraga kampanye milik pasangan Cagub dan Cawagub Irwandi Nova di posko tim pemenangan pasangan tersebut di Desa Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan di Trumon Tengah, Rabu, proses mediasi perdamaian yang rencananya digelar Rabu pagi sebenarnya sudah mendapat persetujuan kedua belah pihak.

Para petinggi dan sejumlah pendukung masing masing pihak sudah siap siap meluncur ke Mapolsek Trumon Tengah karena Kapolres dan Dandim beserta jajaran pejabatnya sudah menunggu di lokasi perdamaian.

Namun akibat terjadi aksi pengrusakan dan penyerangan posko timses Irwandi Nova di Jambo Dalem tersebut secara tiba tiba pihak timses calon bersangkutan menghentikan rencana perdamaian.

Koordinator tim pemenangan Irwandi Nova pantai barat selatan yang juga mantan Panglima GAM wilayah Lhok Tapaktuan, Tgk Abrar Muda yang dijumpai di posko Simpang Pulo Paya, Kecamatan Trumon Tengah mengatakan, pasca kejadian tersebut pihaknya telah mengultimatum Kapolres Aceh Selatan dalam jangka waktu empat jam atau sampai pukul 17.00 WIB sore ini harus sudah menangkap dan memproses hukum pelaku penyerangan posko Desa Jambo Dalem.

"Namun jika langkah itu tidak mampu dilakukan, maka tidak ada perdamaian. Karena kami menilai penegakan hukum tidak adil atau berat sebelah. Karena itu kami juga akan melakukan aksi pembalasan dengan cara merusak seluruh alat peraga kampanye milik mereka mulai dari Aceh Selatan sampai Banda Aceh. Kami telah menghubungi seluruh tim di pantai barat selatan. Kami menilai tidak usah ada lagi Pilkada," tegasnya.

Saat memberikan pernyataan tersebut Tgk Abrar Muda turut didampingi sejumlah petinggi timses antara lain Tgk Syamsul Bahri alias Mamak, Tgk Gam Gam, Tgk Abdullah dan lain lain.

Sementara pantauan di Mapolsek Ladang Rimba Trumon Tengah, setelah sempat menggelar pertemuan darurat dengan pejabat Polres serta Ketua dan seluruh komisioner Panwaslih, kemudian Kapolres Aceh Selatan keluar.

Dengan buru buru, Kapolres bersama Kasat Reskrim Iptu Darmawanto dengan menumpangi mobil kijang innova warna hitam meluncur ke simpang Pulo Paya untuk menjumpai kelompok Tgk Abrar Muda dan sejumlah pendukungnya.

Hingga berita ini di turunkan sekitar pukul 15.20 WIB upaya mediasi perdamaian belum terlaksana. Sementara sejumlah petinggi Partai Aceh terlihat sudah mengumpul di Mapolsek Ladang Rimba.



Pewarta: Hendrik
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026