Meulaboh (ANTARA Aceh) - Ormas Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) menyatakan sikap politiknya untuk mendukung pasangan calon (paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah pada Pilkada 15 Februari 2017.
Ketua Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani di Meulaboh, Kamis mengatakan, banyak kelebihan yang mereka lihat dari pasangan Cagub/Cawagub Aceh nomor urut enam tersebut sehingga jatuh hati untuk memberikan dukungannya untuk priode 2017-2022.
"Irwandi Yusf mampu menjaga kehormatan antar kombatan GAM yang menyerah seperti kami ini, apalagi telah banyak keberhasilan yang pernah di lakukan saat memimpin Aceh pride 2007-2012," katanya dalam konferensi pers di Sekber Jurnalis Aceh Barat.
Polem yang di dampingi juru bicaranya menyampaikan, mereka telah jatuh hati dengan Irwandi Yusuf dengan gaya kepemimpinan yang selalu tampil apa adanya, tegas, dan empati tinggi kepada masyartakat Aceh.
Kemudian sosok Irwandi dan Nova Iriansyah sangat menjaga kultur adat Aceh dan dipercaya akan mampu menjaga keharmonisan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari wadah Forkab maupun kombatan yang tergabung di Komite Peralihan Aceh (KPA).
Terlebih lagi cabub Irwandi itu telah membuktikan kemampuannya saat memimpin Aceh priode 2007-2012, banyak program yang masih akan dilakukan untuk membangun Aceh sehingga diharapkan dapat melanjutkan kepemimpinannya pada priode ke depan.
"Selama Irwandi Yusuf memimpin Aceh priode 2006-2012, sangat banyak program-program yang bermanfaat menyentuh masyarakat, salah satunya, mencetuskan Jaminan kesehatan Aceh (JKA)," sebutnya.
Karena itu menurut kombatan GAM yang menyerah saat konflik Aceh dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini, wajar apabila masyarakat masih menaruh harapan kepada paslon urut enam tersebut setelah merasakan kepemimpinannya.
Ia menegaskan, Forkab Provinsi Aceh berkomitmen mendukung paslon urut enam, namun mereka tidak mengintervensi kepada 23.472 anggota Forkab di kabupaten/kota apabila mendukung paslon lain, meskipun masih satu garis komando dari provinsi.
Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Aceh diikuti enam pasangan calon yakni, Tarmizi A Karim dan Machsalmina, Zakaria Saman dan T Alaidinsyah, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab, Zaini Abdullah dan Nasaruddin, Muzakir Manaf dan TA Khalid serta paslon Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.
Pilkada di Aceh digelar serentak antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakil dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Pemilihan itu digelar pada 15 Februari 2017.
Pewarta: AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.