Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Banda Aceh Hasanuddin Ishak optimis pemilihan kepala daerah atau pilkada di ibu kota Provinsi Aceh itu berlangsung damai.

"Kami optimis pilkada di Kota Banda Aceh berlangsung damai. Pelaksanaan pilkada damai ini merupakan komitmen kita semua, termasuk peserta pilkada," kata Hasanuddin Ishak di Banda Aceh, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan Plt Wali Kota Banda Aceh dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Setdako Banda Aceh Bachtiar pada apel kesiapan pilkada di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh.

Apel diikut seluruh penyelenggara pilkada baik ketua dan komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Apel tersebut turut dihadiri ketua dan anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh, pengawas kecamatan, hingga pengawas tingkat gampong atau desa serta unsur TNI/Polri.

Hasanuddin menyatakan, terwujudnya pilkada damai akan melahirkan kepemimpinan yang legitimasi. Oleh karena itu, pilkada di Kota Banda Aceh harus berjalan sesuai yang diharapkan.

Terwujudnya pilkada damai, sebut dia, tidak terlepas dari peran penyelenggara. Karena itu, semua penyelenggara pilkada  diingatkan untuk tetap menjunjung netralitas.

"Kami meyakini penyelenggara pilkada di Banda Aceh menjunjung tinggi netralitas. Karena itu, kami merasa optimis pilkada di ibu kota Band Aceh ini berlangsung damai dan kondusif," kata Hasanuddin Ishak.

Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh digelar 15 Februari 2017. Pemilihan itu digelar serentak dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dan pemilihan 19 bupati/wali kota dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Pilkada di Kota Banda Aceh diikuti dua pasangan calon yakni pasangan nomor urut satu Hj Illiza Saaduddin Djamal dan Farid Nyak Umar serta pasangan nomor urut dua Aminullah Usman dan Zainal Arifin. 



Pewarta: M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026