Sabang (ANTARA Aceh) - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Sabang menyampaikan, pihaknya sudah menerima hasil rekapitulasi perolehan suara panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan semua surat suara tersebut aman.

"Kami sudah menerima semua surat suara hasil rekapitulasi PPK di 65 TPS se-Kota Sabang dan semua surat suara tersebut aman," kata Ketua KIP Kota Sabang Zainal Faizin di Sabang, Senin.

Zainal juga menyampaikan, surat suara hasil rekapitulasi kedua PPK di Kota Sabang tersebut disimpan dalam kota pemungutan suara dan diamankan di kantor KIP setempat dibawah pengawasan pihak kepolisian.

"Surat suara dalam kotak pemungutan suara yang diserahkan PPK tersebut disimpan di gudang KIP dan kunci gudangnya satu dipegang KIP dan satu lagi dipegang pihak kepolisian, jadi kita pastikan surat suara itu aman," katanya lagi.

Ada pun hasil rekapitulasi resmi PPK di 65 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kota Sabang periode 2017-2022 menunjukkan pasangan Nazaruddin-Suradji Djunus disingkat "Nasu" menang di Pilkada 2017 dengan meraih suara 52 persen.

Pasangan calon nomor urut-3 ini unggul 2.949 suara dari dua paslon lainnya dan berhasil meraih 10.841 suara (52 persen) dari jumlah 20.673 pemilih hasil rekapitulasi PPK, Jumat (17/2) malam.

Hasil rekapitulasi suara PPK Sukajaya dan PPK Sukakarya tersebut sudah diserahkan ke KIP Kota Sabang.

Selanjutnya, perolehan suara terbanyak disusul pasangan Zulkifli H Adam dan Zuanda nomor urut 2 yang meraih 7.892 suara (38 persen),
pasangan Izil Azhar dan Anwar hanya meraih 1.028 suara (8 persen).

Dari hasil rekapitulasi PPK tersebut, jumlah pemilih di 65 TPS, 18 desa, dua kecamatan se-Kota Sabang 20.673 suara di antaranya, 20.314 suara sah dan 359 (2 peren) suara rusak dari jumlah pemilih tersebut.

Kemudian, jumlah pemilih sesuai dengan DPT 24.634 dan pemilih yang hadir memberikan hak suaranya pada pilkada serentak periode 2017-2022 sebanyak 20.314 suara dan 3.961 (15 persen) pemilih tidak mengunakan hak pilihnya.



Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026