Meulaboh (ANTARA Aceh) - Sebanyak 18 prajurit TNI AD Koramil Sungai Mas Kodim 0105 Aceh Barat dibantu masyarakat membersihkan material longsor di kilometer 82 lintas Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menuju Geumpang, Kabupaten Pidie, dengan cara manual.

"Kami lakukan gotong royong agar warga bisa kembali melintas," kata Danramil Sungai Mas Kapten Inf Mazwar, Rabu.

Berbekal cangkul dan skop mereka membersihkan tumpukan material di atas badan jalan.

Pada lintasan tersebut terjadi longsor di dua titik, yakni kilometer 82 dan kilometer 84. Hujan meruntuhkan tanah tebing gunung.

Material longsor yang menutupi badan jalan membuat lintas Meulaboh-Geumpang putus total dalam dua hari terakhir.

Aparat TNI dan warga hanya dapat membersihkan longsor pada kilometer 82 karena timbunan material longsornya tidak begitu parah, yakni berketinggian antara 10 cm hingga 300 cm dengan panjang sekitar 15 meter.

Sementara pada kilometer 84 ketinggian material longsor hingga enam meter dengan panjang sekitar 60 meter sehingga membutuhkan alat berat untuk membersihkannya.

"Untuk kilometer 84 tidak mungkin bisa dibersihkan dengan peralatan seadanya seperti ini, butuh alat berat barulah bisa diangkat semua material untuk dibersihkan tanah di atas badan jalan," kata Mazwar.

Diberitakan sebelumnya sepanjang 500 meter badan jalan lintas Meulaboh-Geumpang tertimbun tanah longsor akibat hujan deras pada Senin ((27/2) malam membuat tanah tebing gunung berjatuhan di kawasan Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.
    



Pewarta: Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026