Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Dinas Pendidikan Aceh meluncurkan Unit Pelatihan Bergerak atau Mobile Training Unit yang mendukung praktik belajar para pelajar sekolah menengah kejuruan.
Peluncuran MTU tersebut berlangsung di Pango, Banda Aceh, Sabtu, yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Laisani.
MTU yang diluncurkan tersebut terdiri tiga truk boks yang meliputi unit bergerak untuk kejuruan teknologi informasi, listrik elektronika, dan teknik sepeda motor.
Kemudian, unit pelatihan bergerak motor tempel, teknik kendaraan ringan, pengelasan, konstruksi kayu, meubel, teknologi batu, dan beton plambing.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Laisani mengatakan unit pelatihan bergerak ini diluncurkan untuk mendukung praktik belajar pelajar sekolah kejuruan.
"Unit pelatihan bergerak ini upaya Dinas Pendidikan Aceh untuk melahirkan lulusan sekolah menengah kejuruan yang siap bersaing di dunia kerja," kata Laisani.
Pada era masyarakat ekonomi ASEAN sekarang, kata dia, dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang memadai. Jika tidak, bersiap saja menerima tenaga kerja dari luar negeri.
Laisani menyebutkan unit pelatihan bergerak tersebut akan ditempatkan di SMK-SMK yang belum memiliki peralatan praktik belajar yang memadai. Unit ini bergerak ke SMK-SMK di seluruh Aceh.
Untuk tahap awal, sebut dia, tiga unit pelatihan bergerak ini akan menyambangi 30 SMK di Aceh. Setiap SMK menghabiskan waktu selama 13 hari. Setelah itu, unit ini bergerak ke SMK lain.
"Setiap unit memiliki instruktur dan pengajar. Mereka siap melatih pelajar SMK untuk praktik belajar. Masyarakat yang berkeinginan belajar di unit pelatihan ini bisa memanfaatkannya," kata Laisani.
Pewarta: M Haris SA: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.