Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Sebanyak tiga jamaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang 8 Embarkasi Aceh terpaksa ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci akibat sakit.

"Ketiga orang JCH menderita sakit, yakni atas nama Sa'diab binti Husen Ahmad (61), dengan 'manifest' 110," ucap Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Aceh, Rusli di Banda Aceh, Kamis.

Lalu, dia melanjutkan, JCH bernama Kamariah binti Teuku Arbi (62), nomor "manifest" 184 dan Syarifuddin Beuransyah (61), dengan "manifest" bernomor 185.

Pengurangan tiga orang JCH asal Aceh dengan berasal dari Kebupaten Aceh Utara tersebut, maka jumlah jamaah yang berangkat ke Tanah Suci menjadi 390 orang.

Ke-390 orang JCH asal Aceh tersebut terdiri dari 166 jamaah laki-laki dan 224 jamaah perempuan, termasuk lima petugas kloter
    
"Mereka ke Tanah Suci menumpangi pesawat Boeing 777-300 milik Garuda Indonesia melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang hari ini, lepas landas pukul 4.00 WIB," terangnya.

Rusli menyebut hingga kini jumlah JCH asal Aceh yang sudah tiba di Makkah, Arab Saudi dari Kloter 1 hingga 7 dan Kloter campuran berjumlah 2.897 orang.

"Totalnya ada 2.897 orang sampai saat ini. Terdiri dari 1.152 orang jemaah laki-laki dan 1.745 orang jemaah perempuan," ujar dia.

Data PPIH Embarkasi Aceh tahun ini akan memberangkatkan 4.473 orang JCH ke Tanah Suci dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Ke-4.473 orang JCH itu terdiri 4.357 JCH asal Aceh, 34 tim pemandu haji daerah dan tim kesehatan haji daerah, 26 JCH mutasi dari luar provinsi, dan 56 orang petugas kloter.




Pewarta: Muhammad Said
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026