Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto bersama dengan Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf melakukan panen raya musim tanam gadu di Kecamatan Jambo Aye.

Kegiatan yang dilakukan dengan pemotongan padi siap panen secara simbolis di Desa Matang Seuke tersebut, juga dihadiri oleh Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji, pihak dinas Pertanian Aceh Utara, Muspika Kec. Tanaha Jambo Aye serta sejumlah kelompok tani dikawasa tersebut dan juga sejumlah undangan.  
    
Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav. Letkol Kav. Fadjar Wahyudi Broto, Selasa mengatakan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Aceh Utara melalui dinas Pertanian melakukan pendampingan kepada petani dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana yang telah ditargetkan oleh pemerintah.

Kabupaten Aceh Utara yang merupakan lumbung padi padi di Provinsi Aceh, menghasilkan gabah yang berkualitas semakin meningkat.

Meskipun untuk Luas Tambah Tanam (LTT) pada bulan agustus 2017, belum mencapai target serta  masih kurang 2.000 Ha dari target keseluruhan yaitu 78.000 Ha, akan tetapi telah menunjukkan hasil yang memadai, ujar Dandim.

Terkait dengan harga pembelian padi oleh Bulog sebesar Rp3.700, hal itu merupakan harga ketentuan pemerintah secara nasional, meski diakui harga dimaksud lebih rendah daripada harga pembelian yang dilakukan rekanan petani yaitu berkisar antara Rp. 4.200 hingga 4.300 per Kg.

Sehubungan dengan harga pembelian gabah dimaksud, pihaknya akan berupaya memberi masukan kepada atasannya agar membedakan harga pembelian di wilayah Sumut dan Aceh, ujar Letkol Kav. Fadjar Wahyudi Broto.

Disebutkan  target serap gabah pada tahun 2017 di Aceh Utara yaitu 26.900 Ton namun baru terealisasi sebanyak 412 Ton. Oleh karena itu, pihaknya bersama dengan pemkab setempat dan semua pihak untuk terus bergandengan tangan dalam upaya meningkatkan produksi gabah dalam upaya menyukseskan swasembada pangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI atas usahanya dalam mendampingi petani mewujudkan swasembada pangan.

Selain itu mengajak para Babinsa untuk terus membantu memberikan dukungan dan pembinaan terhadap para petani sehingga para petani tidak hanya mampu meningkatkan produktifitas akan tetapi mampu mengembangkan diri.

Apalagi, di Kab. Aceh Utara angka kemiskinan dan pengangguran masih mendominasi. Sehingga salah satu upaya mengatasinya adalah dengan melakukan pembangunan bidang pertanian secara terstruktur dan terencana, pungkas Wakil Bupati Aceh Utara.



Pewarta: Mukhlis
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026