Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Provinsi Aceh akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pentas Keterampilan dan seni Pendidikan Agama Islam Tingkat Nasional, 9 -17 Oktober 2017.
"Kegitan ini merupakan wahana kompetisi untuk mengaktualisasikan dan menumbuhkembangkan minat serta bakat peserta didik dari jenjang sekolah dasar, hingga SMA/SMK," kata Sekretaris Panitia Pentas PAI VIII Nasional Saifuddin AR di Banda Aceh, Kamis.
Ia menjelaskan kegiatan dua tahunan tersebut diselenggarakan atas kerja sama antara Pemerintah Aceh, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh serta Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
"Kegiatan ini juga sebagai wadah pembinaan dan aktualisasi bagi peserta didik untuk menerima, memahami, mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari," kata Saifuddin.
Ia menyebutkan Pentas PAI Nasional Tahun 2017 akan mempertandingkan delapan cabang perlombaan, yaitu musabaqah tilawatil Quran, lomba pidato dan lomba musabaqah hifdzil Quran.
Selanjutnya lomba cerdas cermat, lomba kaligrafi Islam, lomba seni nasyid, lomba debat dan lomba kreasi busana. Pelaksanaan lomba PAI Nasional untuk cabang MTQ, pidato, musabaqah hifzil Quran dan lomba seni nasyid menggunakan mekanisme dua tahap, yaitu penyisihan dan tahap final.
"Pada tahap penyisihan, seluruh peserta berkesempatan untuk tampil. Hasil pada tahap penyisihan akan menentukan sepuluh nilai terbaik yang berhak mengikuti tahap final," kata Saifuddin.
Kemudian untuk lomba kreasi busana menggunakan tahapan yang sama, sedangkan pelaksanaan lomba debat dan cerdas cermat akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu penyisihan, semifinal dan tahapan final.
Pewarta: Muhammad Ifdhal: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.