Kutacane (ANTARA Aceh) - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Aceh akan membangun 6.000 unit rumah layak huni bagi penduduk miskin di 23 kabupaten/kota tahun 2018.

"Tahun ini, pemerintah provinsi cuma (bangun) 1.500 unit. Tapi tahun depan kita merencanakan 6.000 unit," ucap Kepala Perkim Aceh, Samsul Bahri melalui sambungan telepon di Aceh Tenggara, Selasa.

Dia mengatakan, rumah layak huni yang bakal dibagun pada tahun depan dengan tipe seragam yakni tipe 36 yang saat ini total harga 95 juta per unit.

Pembangunan rumah yang direncanakan, termasuk tahun ini 1.500 unit telah berjalan demi mengentaskan angka kemiskinan secara perlahan-lahan wilayah di Aceh.

Pihaknya memiliki persyaratan khusus bagi rumah tipe 36 yang bakal dibangun yakni harus sudah miliki lahan dengan jelas dan keluarga.

"Bila untuk tahun ini, kita sedang bekerja sekitar dua bulan. Kalau realisasi 100 persen, belum ada," kata Samsul.

Pemerintah Aceh pekan lalu telah mengajak semua pemangku kebijakan untuk serius bekerja supaya target Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam merealisasikan 6.000 rumah sehat sederhana bisa tercapai tahun depan.

"Program pembangunan 6.000 ribu unit rumah ini harus menjadi program bersama. Kita bisa mensukseskan target pak gubernur di tahun 2018 mendatang," kata Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Nova menghimbau seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) melalui program tersebut dapat mengurangi angka kemiskinan pada 23 kabupaten/kota di Aceh.

"Tinggalkan cara kerja lama. Sudah saatnya kita meninggalkan yang batil, dan hanya mengambil yang hak. Ingat, dengan suksesnya program ini, maka akan banyak hal yang bisa terkoreksi," tegas wagub.



Pewarta: Muhammad Said
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026