Banda Aceh (ANTARA) - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi jenazah seorang remaja yang hilang setelah terseret arus saat mandi di Pantai Krueng Desa Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Minggu, mengatakan korban bernama Ahmad Furqan (17), warga Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama dua hari sejak  Sabtu (17/1). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh," katanya.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang terseret arus saat mandi bersama temannya di Pantai Krueng, Desa Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (17/1) sekira pukul 14.00 WIB. 

Selanjutnya, Basarnas Banda Aceh mengerahkan tim SAR mencari korban. Pencarian menggunakan perahu karet dengan menyisir lokasi terakhir korban terlibat hingga sejauh 500 meter.

"Pencarian juga dilakukan dengan snorkeling atau selam permukaan. Namun, hingga menjelang malam korban tidak ditemukan. Pencarian dihentikan dan dilanjutkan pada Minggu (18/1)," katanya.

Kemudian, tim SAR melanjutkan pencariannya pada Minggu (18/1) mulai pukul 08.00 WIB. Pencarian dibagi dua tim, tim pertama menyisir menggunakan perahu karet dengan radius hingga dua nautikal mil dari titik terakhir korban terlihat.

Tim kedua, kata Ibnu Harris Al Hussain, menyisir darat sepanjang pinggiran pantai sejauh satu kilometer. Pencarian juga dilakukan dengan pemantauan udara menggunakan drone termal.

"Setelah pencarian hampir dua jam, korban akhirnya ditemukan terapung dalam kondisi meninggal dunia di ujung tebing Pantai Riting, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar Titik korban ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Selain personel Basarnas, pencarian korban juga melibatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar, unsur TNI dan Polri, serta masyarakat.

"Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR ditutup dan personel yang terlibat pencarian dikembalikan ke satuan atau instansi masing-masing," kata Ibnu Harris Al Hussain.


Baca juga: Basarnas evakuasi 17 warga terjebak banjir



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026