Banda Aceh (ANTARA) - Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Aceh memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna penanganan dan pencegahan stunting di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.
Ketua IPeKB Aceh Zulfikar di Banda Aceh, Senin, mengatakan kerja sama tersebut sebagai wujud partisipasi aktif elemen masyarakat dalam penanganan dam pencegahan stunting di wilayah terdampak bencana.
"Kami terus memperkuat kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat dalam menangani dan mencegah stunting di wilayah terdampak bencana. Dan ini juga bagian dari percepatan pemulihan masyarakat pascabencana," katanya.
Ia menyebutkan kerja sama yang telah dibangun di antaranya dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Aceh. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat penyuluhan kesehatan reproduksi wanita yang juga bagian dari upaya pencegahan stunting.
Zulfikar mengatakan pihaknya bersama POGI juga sudah menjadwalkan kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut di antaranya dengan pemeriksaan kesehatan wanita hamil serta kampanye pencegahan stunting.
"Kegiatan rencananya pada Rabu (4/2) dengan mendatangi beberapa desa terdampak bencana di Kecamatan Peusangan. Sasarannya wanita hamil serta edukasi terkait stunting," kata Zulfikar.
Ia mengharapkan kegiatan sosial kemanusiaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk berperan aktif mencegah serta mempercepat penurunan stunting, kendati masyarakat dalam masyarakat pemulihan pascabencana hidrometeorologi.
"Pendampingan wanita hamil ini penting karena ini merupakan upaya bersama dalam pencegahan dini bagi keluarga berisiko stunting, sehingga tidak lahir bayi stunting," kata Zulfikar.
Ketua Umum POGI Aceh Purnama Setia Budi mengatakan kerja sama dengan ikatan penyuluh merupakan upaya memperkuat kesehatan masyarakat, terutama ibu hamil dan keluarga berisiko stunting di wilayah terdampak bencana.
"Kegiatan serupa ini tidak saja dilaksanakan di Kabupaten Bireuen, tetapi juga di kabupaten kota lainnya terdampak bencana di Provinsi Aceh. Kami berharap kolaborasi dengan ikatan penyuluh dapat memperkuat ketahanan keluarga serta pencegahan stunting pascabencana," kata Purnama Setia Budi.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026