Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menerima penyaluran dana pemulihan pascabencana banjir bandang sebesar Rp300 juta, dari PT Bara Energi Lestari (BEL) sebagai upaya mendukung program rehab rekon yang saat ini terus berjalan untuk memulihkan kondisi masyarakat di daerah ini.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta kehidupan masyarakat yang terdampak.
“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berterima kasih atas kepedulian dan dukungan PT Bara Energi Lestari. Bantuan ini menjadi energi tambahan bagi pemerintah daerah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali secara normal,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli di Nagan Raya, Rabu.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan PT BEL. Dukungan dari pihak swasta sangat membantu pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan bencana alam banjir bandang yang melanda daerah ini pada 25 November 2025 lalu.
Zulkifli mengatakan, kolaborasi yang terjalin selama ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan
keterlibatan semua pihak.
Ia menyebutkan, nantinya dana tersebut akan digunakan untuk proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dan akan digunakan untuk mendukung pulihnya sektor pendidikan di wilayah Beutong Ateuh Banggalang yang kerusakan nya sangat parah.
Departemen Head CSR PT BEL, Agussalim mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Sebagai bagian dari Kabupaten Nagan Raya, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu percepatan pemulihan pascabencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung langkah pemerintah dalam proses rehab rekon,” ujarnya.
Pihaknya berharap sinergi yang terjalin antara perusahaan dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana hidrometeorologi yang membutuhkan respons cepat dan kolaboratif.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026