Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggandeng dan bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh untuk menghadirkan layanan keimigrasian di kabupaten pesisir selatan provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis di Aceh Selatan, Kamis, mengatakan kerja sama tersebut untuk menghadirkan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Tapaktuan, ibu kota Kabupaten Aceh Selatan.

"Kehadiran UKK di Tapaktuan ini membantu mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat Kabupaten Aceh Selatan serta kabupaten kota tetangga seperti Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil," katanya.

Baital Mukadis mengatakan kerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh melalu Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Meulaboh merupakan wujud komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat, cepat, dan lebih mudah.

Sebelum ada UKK di Tapaktuan, kata dia, masyarakat Kabupaten Aceh Selatan harus menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk mengurus paspor atau dokumen keimigrasian lainnya.

Menurut dia, dengan kemudahan layanan keimigrasian tersebut berdampak pada iklim investasi dan pariwisata. Serta memudahkan masyarakat untuk keperluan ibadah haji, umrah maupun untuk kebutuhan pendidikan, dan lainnya.

Oleh karena itu, pelayanan UKK tersebut harus tetap berlanjut. Pemkab Aceh Selatan juga ingin memastikan fasilitas layanan tersebut beroperasi permanen dan statusnya akan terus ditingkatkan di masa mendatang.

"Pemkab Aceh Selatan siap mendukung penuh kehadiran layanan keimigrasian, baik dari sisi penyediaan sarana dan prasarana maupun dukungan administratif lainnya," kata Baitul Mukadis yang juga Wakil Bupati Aceh Selatan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Meulaboh Nicky Avry Muchelly mengatakan Pemkab Aceh Selatan menghibahkan tanah dan bangunan guna mendorong pembangunan gedung kantor imigrasi yang tertuang dalam kerja sama tersebut 

"Hibah tanah dan bangunan dari Pemkab Aceh Selatan merupakan bentuk dukungan nyata dan sinergi antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal. Tujuan sinergi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang keimigrasian," katanya.

Ia mengatakan keberadaan kantor imigrasi cukup strategis dalam mendukung pelayanan dokumen perjalanan keluar negeri, pengawasan orang asing, serta penegakan hukum keimigrasian. Kehadiran kantor imigrasi dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

"Kami mengapresiasi Pemkab Aceh Selatan atas dukungan dan komitmennya menghadirkan layanan keimigrasian. Kehadiran Kantor Imigrasi menjadi langkah awal memperkuat kehadiran negara di Kabupaten Aceh Selatan," kata Nicky Avry Muchelly.


Baca juga: Mahasiswa desak Disdik Aceh ungkap dugaan penggelapan Beasiswa PIP



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026