Banda Aceh (ANTARA) - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) Aceh menyalurkan donasi diaspora Indonesia di Swiss kepada korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Pendiri dan Pembina RUMAN Aceh Ahmad Arif yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis, mengatakan donasi diaspora Indonesia di Swiss yang disalurkan tersebut berupa 191 paket sembako.
"Donasi yang kami salurkan tersebut dari diaspora Indonesia di Swiss maupun beberapa sahabat di dalam negeri yang terkumpul sebanyak Rp46 juta dalam beberapa hari," katanya.
Baca juga: ASAR Humanity bangun pasar ikan untuk warga Aceh Utara
Ia mengatakan dari 191 paket sembako tersebut, sebanyak 160 paket di antaranya disalurkan kepada keluarga penyintas bencana di beberapa desa di Kecamatan Pining. Serta 31 paket lainnya untuk keluarga terdampak bencana di Kecamatan Blangkejeren.
Setiap paket terdiri dari lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, gula pasir dan tepung masing-masing satu kilogram, 2 botol sirup dua bungkus mentega.
"Serta, satu sak garam berisi 10 bungkus dan ember sebagai wadah barang kebutuhan pokok tersebut. Sedangkan telur tidak jadi dibeli karena harganya melonjak dari Rp50 ribu menjadi Rp65 ribu per papan," kata Ahmad Arif.
Selain paket sembako, kata dia, seorang diaspora di Swiss asal Sabang memberi donasi khusus untuk menyemen lantai rumah seorang pegiat literasi di Kecamatan Pining.
"Sebelumnya, rumah tersebut tertimbun lumpur hampir satu meter ketika banjir bandang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025. Rumah itu digunakan anak-anak membaca, belajar, dan mengaji," katanya.
Ahmad Arif menyebutkan Pining merupakan kecamatan terdampak parah bencana hidrometeorologi. Akses jalan masih sulit, sehingga persediaan bahan makanan menipis dan harga melambung.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada diaspora di Swiss dan para sahabat yang telah berbagi bahagia dan rezeki kepada penyintas bencana. Bantuan ini meringankan penyintas bencana menjalani ibadah Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri," kata Ahmad Arif.
Baca juga: Bank Negara Indonesia perkenalkan produk Diaspora Saving di London
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026