Banda Aceh (ANTARA) - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengapresiasi pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan pemulihan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet yang memberikan perhatian besar terhadap pemulihan bencana," kata Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan Iskandar Usman Al-Farlaky pada penyaluran bantuan bencana oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Aceh Timur.

Iskandar Usman Al-Farlaky mengharapkan dengan dukungan pemerintah pusat tersebut, proses percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur berjalan cepat, sehingga segera bangkit dari kondisi bencana.

Bupati memaparkan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak pada 454 gampong atau desa yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur.

"Jumlah rumah terendam mencapai 81.603 unit, dengan total pengungsi sebanyak 236.822 jiwa dari 56.332 keluarga atau. Secara keseluruhan, masyarakat terdampak mencapai 290.582 jiwa dari 81.603 keluarga. Korban meninggal dunia tercatat 58 orang," katanya.

Sedangkan data kerusakan rumah sebelum proses verifikasi, kata dia, mencapai 25.918 unit. Terdiri rusak ringan sebanyak 16.590 unit, rusak sedang 5.484 unit, dan rusak berat mencapai 3.844 unit. 

Iskandar Usman juga menyampaikan progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana dari Kabupaten Aceh Timur. 

"Dari total usulan 3.084 unit huntara, sebanyak 1.966 unit telah selesai dibangun. Sedangkan 1.082 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian," kata Bupati.

Ia juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah mengajukan sejumlah bantuan kepada Kementerian Sosial RI sebagai bagian dari upaya penanganan dampak bencana.

Untuk bantuan stimulan sosial ekonomi, Pemkab Aceh Timur mengajukan bantuan bagi 25.320 keluarga berdasarkan data rumah rusak ringan, sedang, dan berat. 

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.643 keluarga telah mendapatkan persetujuan dengan total anggaran Rp38,21 miliar. Kami berharap bantuan stimulan ekonomi tersebut dapat memulihkan pendapatan keluarga pascabencana," katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga mengajukan bantuan jaminan hidup untuk 47.389 jiwa selama tiga bulan dengan nilai Rp15 ribu per jiwa per hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.831 jiwa telah mendapat persetujuan dengan total anggaran Rp38,92 miliar. 

Selanjutnya, bantuan isi hunian diajukan untuk 25.320 keluarga. Dari jumlah tersebut yang disetujui sebanyak 7.643 keluarga dengan total anggaran Rp22,92 miliar.

"Pemerintah pusat juga menyalurkan santunan ahli waris bagi korban meninggal dunia sebanyak 60 jiwa dengan total nilai Rp900 juta. Serta santunan bagi korban luka berat diberikan kepada dua orang dengan total bantuan Rp10 juta," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026