Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Aceh berkomitmen untuk mendukung pengembangan masyarakat sehat, termasuk dalam pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (PP ATM).
"Salah satu langkah yang telah dilakukan Aceh Besar adalah melaksanakan Forum Kemitraan pengendalian PP ATM guna memaksimalkan kerja bersama mencapai derajat masyarakat yang sehat dan berkualitas," kata Wakil Bupati Aceh Besar Syukri di Jantho, Rabu.
Di sela-sela Rapat Koordinasi antara Pemkab Aceh Besar bersama Tim Supervisi RSSH Adinkes Aceh, ia menjelaskan pencegahan dan pengendalian ATM memerlukan peran lintas sektor secara berkesinambungan yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 Tentang Penanggulangan tuberkulosis.
"Perpres tersebut menekankan pentingnya melibatkan berbagai sektor, termasuk sektor non kesehatan, dalam upaya penanggulangan penyakit ATM di Indonesia," katanya.
Baca: Kesempatan Hidup Sehat Lewat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ia menambahkan Pemkab Aceh Besar telah mendapat penghargaan Adinkes Award 2025 atas peran dalam penanggulangan penyakit AIDS, tuberkulosisi dan malaria.
Program Koordinator Adinkes Aceh, Media Yulizar menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Aceh Besar atas terlaksananya kegiatan yang digelar Adinkes di kabupaten tersebut.
Ia menambahkan RSSH bertujuan meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan dan memastikan sistem kesehatan yang lebih tangguh menghadapi krisis di masa depan serta fokus pada kegiatan advokasi, pemantauan belajar, sumber pembiayaan ATM dari berbagai sektor di luar kesehatan, kontrak sosial, dana gampong, dan CSR.
Ia menyebutkan Adinkes mendapatkan tugas pada area intervensi di 38 provinsi dan 248 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca: Pemkab Aceh Besar luncurkan penanggulangan pneumonia dan diare
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026