Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memberdayakan petani lokal melalui program pasar tani, sehingga memudahkan petani lokal memasarkan aneka hasil panen komoditi pertanian mereka.

“Pasar tani ini juga merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi daerah,” kata Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat Kamarlisnur kepada ANTARA di Meulaboh, Kamis.

Ia menjelaskan kegiatan pasar tani ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan, tepatnya pada minggu ketiga. Pemilihan waktu tersebut disesuaikan dengan jadwal penghitungan angka inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Berbeda dari pasar murah pada umumnya, gelaran pasar tani kali ini turut memfasilitasi para petani lokal asal Aceh Barat untuk memasarkan hasil pertanian mereka secara langsung. 

Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan produk segar berkualitas dengan harga terjangkau.

Ada pun komoditas unggulan yang dihadirkan antara lain aneka sayur-mayur segar, serta hasil panen bawang merah petani lokal yang berasal dari Kecamatan Bubon dan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

"Pasar tani ini adalah bentuk stimulasi dan dorongan bagi masyarakat petani agar mereka memiliki wadah untuk memasarkan hasil produksinya," kata Kamarlisnur..

Kegiatan pasar tani ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah guna memastikan akses pangan tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pasar, katanya.

Selain gelaran pasar tani, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga turut berkolaborasi bersama Pemerintah Aceh, untuk memfasilitasi gerakan pangan murah melalui pasar tani di masyarakat, dengan komoditi yang dipasarkan antara lain gula pasir, telur, minyak goreng dan beras premium dengan harga Rp156.000/paket).

Gerakan Pangan Murah ini ditujukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan diharapkan dapat berdampak pada pengendalian inflasi daerah khusus Kabupaten/kota yang menjadi pengukuran Indeks Harga Konsumen (IHK), demikian Kamarlisnur.

 

Baca juga: Begini penjelasan BPBD terkait rehab rumah bantuan penyintas banjir Aceh Barat



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026