Banda Aceh (Antaranews Aceh) - Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke berbagai destinasi wisata di Provinsi Aceh tumbuh sebesar 3,83 persen selama Februari tahun ini.

"Jumlah wisman yang masuk melalui pintu kedatangan di Aceh, ada 2.961 orang atau meningkat sekitar 3,82 persen," ucap Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Senin.

Ke-2.961 orang wisman tersebut, lanjutnya, mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan angka kunjungan di Januari tahun ini cuma tercatat 2.852 jiwa.

Wisman terbanyak di bulan Februari, kata dia, masih berasal dari negeri jiran, yakni Malaysia yang tercatat berjumlah 2.381 orang.

Disusul empat besar wisman negara asal lainnya, yaitu Tiongkok tercatat 135 orang, Perancis ada 63 jiwa, Jerman berjumlah 46 orang, dan Inggris terdapat 37 jiwa.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan Kota Sabang yang terdapat di Pulau Weh, Aceh, menjadi gerbang destinasi wisata bahari dunia jelang akhir tahun 2017.

Pulau Weh cuma berjarak sekitar 38 kilometer dari Serambi Mekkah, julukan Banda Aceh yang terdapat museum tsunami, harus ditempuh lewat pelajaran 45 menit.

"Bila dilihat jumlah wisman menurut wilayah, maka di Februari terbanyak berasal dari ASEAN berjumlah 2.421 orang, Eropa 254 orang, dan wilayah Asia tanpa ASEAN sebanyak 192 orang," jelas Wahyudin.

Sementara kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari-Februari 2018 mencapai angka rata-rata di atas 1,1 juta orang atau tumbuh 7,99 persen.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pekan lalu menyatakan capaian tersebut membuatnya optimistis target 17 juta wisman pada akhir tahun ini tercapai.

"Pada awal tahun capaian kunjungan wisman dalam dua bulan pertama Januari-Februari 2018 rata-rata di atas 1,1 juta, pada Februari 2018 sebanyak 1,2 juta wisman atau naik 100 ribu wisman dari capaian pada Januari 2018," kata Arief Yahya.

Secara kumulatif jumlah kunjungan pada Januari-Februari 2018 sebanyak 2,3 juta wisman atau mengalami pertumbuhan sebesar 7,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun kunjungan wisman pada Februari 2018 sebanyak 1,2 juta tersebut di dominasi oleh lima negara sebagai lima besar sumber wisman yakni Tiongkok, Singapura, Malaysia, Timor Leste, dan India.
 

Pewarta: Muhammad Said
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026