Terus terang saya menangis saat menyaksikan keluarga Nenek Nurani itu. Kehidupannya sangat sedih. Sudah tidak punya rumah, memiliki tanggungan yang sangat berat. Anak beliau M Nasir (32) mengalami gangguan jiwa
Blangpidie (Antaranews Aceh) - LSM Koalisasi Rakyat Bersatu (KRB) menggalang dana untuk membantu pembangunan rumah Nenek Nurani (80), warga Desa Mata Ie, kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sehingga tidak tinggal lagi di sudut teras mushala.

Ketua LSM KRB, Saharuddin di Blangpidie, Selasa mengatakan, Mushala Nurul Ihsan tempat tinggal Nenek Nurani tersebut terletak di Kemukiman Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya.

Janda tua bersama anaknya tersebut sebelumnya tinggal di rumah kontrakan di kawasan Kecamatan Blangpidie. Namun, sejak lima bulan terakhir mereka pindah ke sudut teras musholla karena tidak mampu lagi bekerja cari uang untuk sewa rumah.

"Terus terang saya menangis saat menyaksikan keluarga Nenek Nurani itu. Kehidupannya sangat sedih. Sudah tidak punya rumah, memiliki tanggungan yang sangat berat. Anak beliau M Nasir (32) mengalami gangguan jiwa," kata Saharuddin.

Saharuddin menuturkan, untuk meringankan beban keluarga nenek tersebut, pihaknya melakukan aksi penggalangan dana kepada seluruh para dermawan di jalan nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap warga miskin tersebut.

Aksi penggalangan dana untuk kebutuhan pembangunan rumah Nenek Nurani mulai dilakukan sejak Senin (25/6) melibatkan para pemuda Kemukiman Kuta Tinggi bekerjasama dengan LSM Koalisi Rakyat Bersatu.

"Kami atas nama koalisi rakyat bersatu bersama para pemuda Kemukiman Kuta Tinggi sangat berharap kepada para dermawan agar bersedia menyumbangkan sedikit rezeki untuk pembangunan rumah Nek Nurani ini," pintanya.

Selain kepada para dermawan yang sedang lewat di jalan nasional, pihaknya juga sangat mengharapkan bantuan dari anggota legelastif Abdya termasuk dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), BUMD dan BUMN di Kabupaten Abdya.

"Alhamdulillah, saat ini sudah ada beberapa tokoh masyarakat Abdya memberikan bantuan mereka pada kita. Mereka datang langsung ke posko peduli Makwa Nurani di Jalan Kesehatan, Desa Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie," ungkapnya.

Saharuddin mengemukakan, setiap bantuan dan sumbangan yang masuk, nantinya dipublikasikan ke mas media agar warga mengetahui jumlah sumbangan yang terkumpulkan.

Kemudian, lanjut dia, semua dana yang akan terkumpul nanti khsus dipergunakan untuk pembelian tanah sekaligus pembangunan rumah Nenek Nurani tersebut, sehingga janda tua tersebut tidak lagi tinggal di teras mushala.

"Kami juga berharap kepada pemerintah daerah ke depan untuk lebih peka terhadap keberadaan kaum dhuafa. Apalagi undang-undang mengamanahkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara," demikian Saharuddin.

Pewarta: Suprian
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026