Banda Aceh (Antaranews Aceh) - KONI Aceh berharap KONI Kabupaten Aceh Besar selaku tuan rumah harus dapat terlibat langsung dalam persiapan atlet dan penyelenggaraan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII, 18 - 25 November 2018.

Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar ketika ditanya wartawan usai pertemuan pengurus KONI Aceh dengan sejumlah pengurus KONI Aceh Besar di Sekretariat KONI Aceh di Banda Aceh, Jumat sore, menyatakan, pihaknya siap memfasilitasi hubungan yang kurang baik antara Koni Aceh Besar dengan Panitia Pusat PORA.

Sudah menjadi rasia umum selama ini di kalangan olahraga daerah tersebut, tentang hubungan antara pemerintah dan KONI kabupaten itu sedikit tidak "nyambung" atau tidak sepaham dalam penyiapan atlet dan persiapan penyelenggaraan PORA akhir-akhir ini.

Akibat kondisi tersebut, KONI Aceh Besar "tiarap" alias berdiam diri akhir-akhir ini, sedangkan persiapan atlet dan PORA ditangani langsung PP PORA Aceh Besar.

Kamaruddin Abubakar yang akrab disapa Abu Razak ini menyebutkan, ada beberapa hal disampaikan pengurus KONI Aceh Besar dalam pertemuan tersebut.

"Kami sudah jadwalkan dalam waktu dekat ini mau menjumpai PP PORA, duduk bersama. Mau tahu apakah mungkin KONI Aceh Besar ditinggalkan selama ini. Kami ingin tahu juga dari PP PORA," jelasnya ketika ditanya apa saja hal penting dibahas dalam pertemuan itu.

"Kalau kita lihat dari kepanitian PORA, mungkin orang ini (maksudnya, pengurus KONI Aceh Besar) tidak terlibat. Inilah ingin kami cek ke PP PORA," sebut Abu Razak.

Dijelaskannya, kegiatan pembinaan prestasi, persiapan dan seleksi atlet, itu nomennya KONI Aceh Besar. Sama seperti daerah lain. Begitu juga di KONI Aceh yang menyiapkan atlet ke PON.

"Kalau pemerintah yang menangani langsung, itu bukan ranahnya," ulasnya.

Ia meminta pihak-pihak tersebut harus duduk. KONI Aceh Besar harus terlibat langsung dan kerjasama yang baik dengan PP PORA dalam pelaksanaan multi even olahraga empat tahunan di Aceh ini.

"Apalagi Aceh Besar ingin sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi meraih juara umum," imbuhnya.

Kecuali itu, Abu Razak berharap penyiapan sarana dan prasarana olahraga seperti venue (tempat pertandingan) serta fasilitas pendukung PORA bisa berjalan dengan baik, selesai tepat waktu.

"Kami akan turun ke Jantho, melihat lagi perkembangan pembangunan venue dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Ditambahkannya, pertemuan tersebut juga sebagai silaturrahmi pengurus KONI Aceh Besar dengan KONI Aceh. Dari pertemuan ini ada titik temu tentang perkembangan dan situasi persiapan PORA selama ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam dimulai pukul 16.30 WIB tersebut, dari KONI Aceh Besar, Ketua Umum Saifuddin alias Pak Cek, Sekretaris Umum Yusran Asnawi, pengurus lainnya diantaranya Zulkiram dan Muzakir.

Sedangkan dari KONI Aceh, Ketua Harian Kamaruddin Abubakar, Wakil Ketua Umum Safril Antoni, Sekretaris Umum M Nasir dan Bendahara Kenedy Husen.

Ketua Umum KONI Aceh Besar, Saifuddin yang coba dikonfirmasi usai pertemuan tidak memberikan penjelasan, namun diserahkannya kepada Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar untuk memberikan keterangan kepada pers.

PORA XIII di Aceh Besar akan digelar 18 - 25 November 2018, mempertandingkan 29 cabang olahraga. Kegiatan PORA dipusatkan di Jantho yang menjadi tempat pertandingan 25 cabang olahraga.

Empat cabang seperti dayung, selam, atletik, renang digelar di luar Jantho atau kawasan Aceh Besar dan Banda Aceh.

Tuan rumah Aceh Besar yang selama ini telah menyiapkan 457 atlet dari semua cabang olahraga yang dipertandingkan, mengusung target juara umum.

Pewarta: Sudirman
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026