“Semua pihak berkewajiban menjaga serta menyelamatkan kelestarian lingkungan hidup agar generasi bangsa di masa mendatang tetap dapat menikmati dan menghirup udara yang segar dan bersih,” katanya di Banda Aceh, Jumat.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kata Mohammad Azhar, berkomitmen menjaga keseimbangan lingkungan hidup disekitaran PLN beroperasi melalui program pro lingkungan.
“Kami berharap program penggiat lingkungan PLN seperti penanaman pohon mangrove (bakau) di kawasan resepan menjadi pelopor bagi perusahaan lain. Selain itu, masyarakat juga harus selalu menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ucap dia.
Dikatakannya, PT PLN (Persero) UIP3BS UPT Banda Aceh setiap tahunan menanami pohon mangrove di kawasan pesisir Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Pada Senin 24 Juni 2019 kami juga telah melaksanakan kengiatan penggiat lingkungan berupa penanaman mangrove di Lam Badeuk, Peukan Bada, Aceh Besar. Ini rutin dilakukan setiap tahun,” akui dia.
Penanaman mangrove tersebut diikuti jajaran manajemen, aktivis lingkungan serta pegawai PT PLN (Persero) UIP3BS UPT Banda Aceh dan mengangkat tema, “Bersama PLN Menjadi Penyelamat Lingkungan dengan menanam 2019 Pohon mangrove”.
Mohammad Azhar juga menyampaikan bahwa program penggiat lingkungan ini merupakan sebuah terobosan PT PLN (Persero) Kantor Pusat dan kemudian diwajibkan untuk dilaksanakan oleh seluruh unit PLN termasuk UPT Banda Aceh,
PT PLN (Persero) UIP3BS UPT Banda Aceh juga merencanakan akan melaksanakan bersih-bersih pantai yang ada di lingkungan Banda Aceh pada Oktober 2019 yang akan mendatang nanti.
“Kami juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam bakti kegiatan kami agar kita dapat bersama-sama menjadi pelopor penyelamat lingkungan,” demikian kata Manager PT PLN (Persero) UIP3BS UPT Banda Aceh.
Pewarta: Irman YusufUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.