"Jangan ada pihak yang ingin mengacaukan Aceh karena masyarakat provinsi ini cinta damai," kata disela-sela rapat umum terbuka PKS Aceh di halaman depan stadion Dirmurthala Kota Banda Aceh, Selasa.
Dijelaskannya, kader dan simpatisan PKS di seluruh Aceh berkomitmen untuk melaksanakan pesta demokrasi secara aman, nyaman dan damai, sehingga seluruh masyarakat memberikan pilihannya sesuai dengan hati nurani.
Menurut dia, Pemilu yang berlangsung dengan aman dan damai akan menghasilkan calon wakil rakyat yang berkualitas sebab masyarakat memilih sesuai dengan hati nurani dan tanpa adanya intimidasi.
"Pelaku intimidasi dan pengacau pelaksanaan Pemilu di Aceh merupakan musuh kita bersama," katanya dihadapan ribuan kader dan simpatisan yang menghadiri kampanye akbar tersebut.
Anggota DPR RI dapil Aceh itu juga mengatakan Pemilu merupakan sebuah kesempatan yang perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh masyarakat untuk melakukan perubahan lima tahun mendatang.
"Melalui Pemilu inilah perubahan akan terwujud dengan memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di parlemen diberbagai tingkatan," katanya.
Kampanye akbar PKS di Banda Aceh itu juga diisi jurkam lainnya yakni anggota DPR RI Raihan Iskandar, Ketua DPW PKS Aceh H Ghufran Zainal Abidin, calon anggota legislatif DPR RI Zamzami A Rani dan calon anggota legislatif dari berbagai tingkatan di provinsi itu.
Para simpatisan dan kader PKS yang "memutihkan" stadion Dirmurthala Kota Banda Aceh juga melaksanakan shalat Ashar berjamaah sebelum kampanye akbar dimulai.
Sebelum menutup kampanye akbar itu, para simpatisan dan kader partai yang hadir di lapangan tersebut juga membersihkan kembali seluruh sampah-sampah di Stadion Dimurthala.
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalEditor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.