Janji tersebut disampaikan juru kampanye dalam kampanye akbar Partai Demokrat di pelataran parkir Stadion Dimurtala, Lampineueng, Banda Aceh, Rabu.
Kampanye akbar tersebut dihadiri sekitar dua ribuan orang, yang mayoritasnya perempuan. Dalam kampanye itu juga terlibat kaum ibu membawa anak-anak mereka.
"Jika Partai Demokrat menang pemilu, maka program beras miskin tetap dilanjutkan. Begitu juga program bantuan langsung seperti BSLM, tetap dilanjutkan," kata Muslim, juru kampanye Partai Demokrat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Nova Iriansyah menegaskan partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono atau dikenal dengan SBY, tidak memberi janji tetapi memberi bukti.
"Banyak sudah bukti yang diberikan. Karena itu, mari kita menangkan Partai Demokrat pada pemilu legislatif 9 April 2014," kata Nova yang juga anggota DPR RI periode 2009-2014.
Lain halnya M Ali Yakop, juru kampanye Partai Demokrat lainnya. Ia mengatakan, SBY dan Partai Demokrat telah banyak memberi bukti, di antaranya mengakhiri konflik dan membangun Aceh pascatsunami.
"Partai Demokrat bersama SBY telah banyak berbuat untuk Aceh, terutama mewujudkan perdamaian. Karena itu, mari jaga perdamaian ini. Tanpa perdamaian, semuanya tidak berarti apa pun," kata M Ali Yakop.
Hal senada dikemukakan Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Mantan Panglima TNI itu mengajak masyarakat menjaga perdamaian, sehingga Aceh bisa terus membangun.
"Perdamaian Aceh harus tetap dijaga. Aceh harus lebih hebat dari daerah lain. Pembangunan akan terus berjalan kalau Partai Demokrat memenangkan pemilu," ungkap Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto.
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.