Meulaboh (ANTARA Aceh) - Harga biji pinang kering di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, dalam sepekan terakhir mengalami penurunan hingga 20 persen, sehingga pedagang mengeluh, karena pasokan dari petani menurun.

Ridwan, agen penampung di Meulaboh, Selasa mengatakan, harga pembelian pinang kering saat ini Rp15.000 dari sebelumnya Rp18.000/Kg.

"Kami saat ini menampung pembelian milik masyarakat seharga Rp15.000, harga ini jauh lebih murah dari sebelumnya. Permasalahannya susah mencari bahan baku," katanya.

Saat ditemui di rumah kios yang disediakan sebagai tempat pengumpulan buah pinang dirinya mengatakan, buah pinang yang dikumpulkan selanjutnya dijual ke pasar Medan, Sumatera Utara oleh agen penampung yang bermodal lebih besar.

Usaha tersebut dikerjakan bersama keluarga setiap hari Ridwan berkeliling mencari bahan baku dari masyarakat, sementara istrinya di rumah yang mengelola serta menerima pembelian dari masyarakat yang dibawa langsung ke tempat mereka.

Untuk jumlah sekali pengiriman ke agen panampung melalui agen Kabupaten Bireun harus terkumpul minimal 1-2 ton, persoalan waktu tidak ditentukan per satu pekan atau per bulan, karena untuk bahan baku buah pinang susah ditemukan.

"Bukan karena harga turun, tapi memang kondisi pohon pinang saja sudah sangat sedikit yang menghasilkan buah. Selama ini pohon pinang banyak ditebang untuk berbagai kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pembelian buah pinang pada usaha kecilnya bisa berbentuk buah, ataupun sudah terkupas, kemudian dirinya menjemur kembali bahan baku tersebut sebelum dikirim ke luar daerah.

Secara langsung memang harga penjualan kepada penampung lain pastinya sedikit lebih tinggi ketimbang harga ditampungnya dari masyarakat, penjualan ke pasar luar sudah berbentuk buah panang kering bersih.

Untuk harga jual ke penampung lebih besar kata dia bisa mencapai Rp18.000/kg, karena bahan yang dikirim sudah bersih, tidak lagi terjadi penyusutan ataupun harus dijemur sehingga membutuhkan biaya lebih tinggi.

"Kalau kita beli disinikan dijemur lagi, ongkos kerja dan biaya pengiriman tentunya berpegaruh terhadap harga jual dari kami kepada agen lain. Sampai keagen besar dia yang langsung melakukan ekspor atau dijual kepasar," katanya menambahkan.

Pewarta: Pewarta : Anwar

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016