Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menangkap tiga pengedar narkotika jenis ganja di Desa Paya Lhok, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dan dua di antaranya merupakan pasangan suami istri atau pasutri.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto melalui Kasat Reserse Narkoba Iptu Jeffryandi di Lhokseumawe, Senin mengatakan penangkapan itu bermula dari adanya laporan masyarakat yang curiga dan resah dengan aktivitas jual beli ganja di kawasan tersebut. 

Kemudian, polisi langsung melakukan penyelidikan sehingga berhasil menangkap pasangan suami istri sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika yang diduga bandar, berinisial ML (23) dan BL (19). 

"Pertamanya kita menangkap dua pelaku penyalahgunaan narkotika yang merupakan suami istri,” ujarnya.

Baca juga: Polresta tangkap dua pengirim 24,6 kg ganja jaringan Aceh-Jakarta

Dalam penangkapan tersebut, lanjut dia, polisi mengamankan satu tas berisi tujuh bal ganja seberat delapan kilogram, satu unit sepeda motor, dan satu unit telpon genggam.

Dari hasil interogasi, kata Jeffryandi, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari RD (43), sehingga petugas langsung bergerak untuk menangkap RD.

"RD juga yang menyuruh ML dan BL membeli ganja ke FD yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang di Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan, Raya dengan harga Rp3,7 juta. Mereka membeli ganja tersebut untuk dijual kembali," katanya.

Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum.

Baca juga: USK-YSN jalin kerja sama penelitian ganja medis

Pewarta: Dedy Syahputra

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023