Ratusan pelajar dari 25 sekolah jenjang SD dan SMP mengikuti seleksi Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) melalui pementasan gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) Kabupaten Aceh Timur.

"Hasil penampilan pementasan hari ini akan kita seleksi, jika layak maka akan tampil di PKN di Jakarta," kata Maimunzir, 
Sutradara GSMS, di Aceh Timur, Rabu.

Maimunzir mengatakan Aceh terkenal dengan seni budaya yang luar biasa, maka dengan digelarnya pementasan ini masyarakat bisa menyaksikan langsung berbagai seni pertujnukan para pelajar.

"Pementasan ini kami beri judul Meuseraya yaitu kerja sama atau biasa dikenal gotong royong dengan bersinergi untuk memajukan kebudayaan dengan mengelar pementasan tersebut," kata Maimunzir.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Timur Mahyuddin melalui Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesra, Syahrizal Fauzi mengatakan gerakan seniman masuk sekolah ini bertujuan untuk menjalin kerja sama antara sekolah dan para seniman, dengan harapan dapat menambah wawasan, dan memperkuat karakter siswa dalam memanfaatkan seni dan budaya. 

Selain itu juga bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya di Kabupaten Aceh Timur. Dengan adanya kegiatan ini, budaya daerah dapat lebih dikenal dan lebih berkembang serta mampu mengoptimalimasikan karakter positif.

Kemudian juga dapat memacu peningkatan kreativitas, keterampilan dan membangun potensi kemandirian para pelajar. Sebab, Aceh Timur mempunyai potensi seni budaya daerah yang beragam dan menarik. 

Oleh karenanya, melalui kegiatan GSMS dapat menjadi wadah untuk mengenalkan dan melestarikan budaya daerah sebagai bentuk pengenalan identitas suatu bangsa dan daerah. 

"Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi semua orang untuk selalu terus mengembangkan seni kreativitasnya dalam segala bidang dan mencintai seni budaya daerah," kata Syahrial Fauzi.
 

Pewarta: Hayaturrahmah

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023