Sebanyak 230 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Syiah Kuala (USK) agar mereka dapat beradaptasi, bersosialisasi dengan mahasiswa dari banyak kampus, USK dan masyarakat sekitar.

"Program ini menjadi kesempatan berharga untuk mengenal Nusantara secara lebih luas. Di mana mereka dapat melakukan pertukaran informasi tentang budaya, pembelajaran kampus masing-masing dan menjadi bekal saat kembali ke kampus asal nantinya," kata Rektor USK Prof Marwan di AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan USK kembali mendapat kepercayaan untuk melaksanakan mahasiswa inbound dari berbagai perguruan tinggi untuk angkatan keempat yang dimulai pada Januari tahun 2024.

Dalam kesempatan tersebut ia juga berpesan agar para peserta yang ikut program tersebut untuk dapat berkunjung ke Sabang yang merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki pesona alam bawah laut.

"USK terus berupaya melaksanakan PMM sebaik mungkin sehingga para peserta dapat merasakan pengalaman selama mengikuti program tersebut di universitas "Jantong Hatee" rakyat Aceh," katanya.

Ketua Pelaksana PMM di USK Mujiburrahman mengatakan antusiasme PMM Angkatan 4 di USK sangat tinggi, di mana  kampus tersebut awalnya menyediakan kuota 550 peserta dan pelamarnya mencapai 600 mahasiswa.

"Setelah seleksi dari kementerian terkait, yang memenuhi syarat sebanyak 300 mahasiswa dan dalam perjalanannya ada yang berhalangan, maka peserta PMM di USK Angkatan 4 sebanyak 230 orang," katanya.

Pewarta: M Ifdhal

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024