Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Timur membuka penjaringan bakal calon ketua organisasi olahraga tersebut periode 2024-2028.

"Penjaringan tersebut dilakukan menyusul habisnya kepengurusan KONI Kabupaten Aceh Timur periode 2019-2023," kata Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua KONI Kabupaten Aceh Timur Hasbi di Aceh Timur, Sabtu.

Ia mengatakan tim panitia ini terbentuk dan bekerja berdasarkan hasil rapat kerja KONI beberapa waktu lalu. Penjaringan calon ketua juga diatur dalam AD ART KONI Aceh Timur.

Prosesi pemilihan ketua berlangsung pada Musyawarah Olahraga KONI Kabupaten Aceh Timur pada 13 Maret 2024, kata Hasbi.

Beberapa persyaratan untuk mendaftar menjadi bakal calon di antaranya memiliki surat dukungan minimal sembilan pengurus cabang olahraga.

“Kemudian memiliki pengalaman pengurus cabor, berdomisili di Aceh Timur serta sejumlah persyaratan administrasi lainnya seperti KTP, pas foto dan daftar riwayat hidup," katanya.

KONI Kabupaten Aceh Timur memiliki jumlah anggota sebanyak 37 cabang olahraga (cabor), namun yang memiliki hak suara hanya 35 cabor saja. 

Dua cabor yang kehilangan hak suaranya adalah Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) dan taekwondo karena problem administrasi kepengurusan masing-masing cabor tersebut yang sudah berakhir.

Ketua Ketua KONI Aceh Timur Firman Dandy mengakui kepengurusan KONI di bawah kepempimpinannya telah berjalan dengan baik. Berbagai prestasi telah terukir yang tentunya tidak terlepas dari keseriusan keharmonisan pengurus.

Kegiatan KONI selama ini, kata Dandy juga tidak terlepas hasil kolaborasi baik dengan awak media yang ada di Kabupaten Aceh Timur.

"Terima kasih atas dukungan selama ini. Kami yakin semua ini menjadi harmonis karena kolaborasi kita yang baik. Insya Allah maju olahraga, majulah kabupaten Aceh Timur," kata Firman Dandy.
 

Pewarta: Hayaturrahmah

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024