General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh Mundhakir menyatakan program Light Up The Dream PLN nyalakan sambung baru listrik untuk keluarga kurang mampu terus berlanjut di provinsi setempat.

“Pegawai PT PLN (Persero) melanjutkan inisiatif mulia mewujudkan mimpi masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan listrik gratis khususnya di Provinsi Aceh dengan jumlah penerima 201 keluarga penerima manfaat dalam bulan suci Ramadhan,” kata Mundhakir di sela- sela penyalaan program Light Up The Dream di Alu Gintong, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Kamis.

Ia menjelaskan bantuan penyambungan listrik tanpa biaya tersebut berasal donasi pegawai PLN yang bertujuan meringankan beban masyarakat urang mampu dalam mewujudkan cita-cita mendapatkan listrik.

“Kita sangat bersyukur dapat kembali melakukan kegiatan mulia ini di bulan suci Ramadhan, berkat donasi insan PLN Aceh yang tergerak membantu warga kurang mampu di Aceh,” katanya.

Ia mengatakan dengan semangat dalam melayani masyarakat, insan PLN dapat membantu memberikan listrik kepada 201 masyarakat di seluruh Aceh.

“Jika ada yang bertanya sampai kapan program ini ada, jawabannya sampai tidak ada lagi masyarakat kurang mampu tidak memiliki listrik. Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut dan kami berharap program ini membawa berkah untuk kita semua,” katanya.

Program Light Up The Dream merupakan upaya mandiri pegawai yang menunjukkan langkah nyata yang sangat baik untuk terus dilakukan.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Aceh Besar Sofian mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh PLN kepada keluarga kurang mampu untuk menikmati listrik.

“Saat ini listrik sudah menjadi kebutuhan utama. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan dan kepedulian PLN kepada masyarakat yang belum tersentuh listrik,” katanya.

Nunfariza, warga desa Alu Gintong penerima listrik gratis mengaku sangat bahagia atas bantuan listrik yang sudah 15 tahun rumah yang ditempati belum memiliki listrik.

Baca juga: PLN Aceh siapkan 118 unit Posko siaga Ramadhan

Pewarta: M Ifdhal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024