Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko memastikan proses rekrutmen dan seleksi calon anggota Polri di provinsi ujung barat Indonesia tersebut dilaksanakan secara transparan.

"Kami memastikan semua proses rekrutmen dan seleksi calon anggota Polri di jajaran Polda Aceh berlangsung transparan," kata Achmad Kartiko di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko dalam arahannya kepada panitia daerah, pengawas internal, dan para kepala bagian sumber daya manusia di polres jajaran terkait penerimaan terpadu anggota Polri pada 2024.

Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan Polda Aceh dalam melaksanakan seleksi rekrutmen calon anggota Polri menerapkan prinsip Betah yang merupakan singkatan dari bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

"Jadi, kami ingatkan kepada semuanya yang terlibat dalam rekrutmen anggota Polri, laksanakan sesuai standar operasional prosedur atau SOP serta peraturan berlaku. Pelaksanaannya juga harus menerapkan prinsip Betah," kata Kapolda.

Alumni Akabri 1991 itu juga mengimbau masyarakat tidak percaya atau terpengaruh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menjanjikan atau mengimingi kelulusan sebagai anggota Polri. 

Menurut Achmad kartiko, kelulusan sebagai anggota Polri ditemukan oleh kemampuan peserta, bukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab terhadap.

"Jangan percaya atau terpengaruh oleh calo yang menjanjikan kelulusan. Setiap peserta yang mengikuti rekrutmen calon anggota Polri, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar setiap tahapan  seleksi dapat dilalui dengan maksimal," kata Achmad Kartiko.

Baca juga: Kapolda: Proses pemungutan suara Pemilu 2024 di Aceh berlangsung aman
 

Pewarta: M.Haris Setiady Agus

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024