Singkil (ANTARA Aceh) - Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Singkil, H Roesman Hasmy memberikan apresiasi penuh kepada Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang merencanakan menggarap film tentang Laksamana Malahayati.

"Saya mendukung penuh, sebab sepanjang sejarah Malahayati yang bernama asli Keumalahayati belum terangkat dalam dunia film walaupun sudah tertulis dan terkenal di kalangan TNI Angkatan Laut," katanya di Singkil, Jumat.

Pejuang Putroe Pang (wanita) Laksamana Malahayati, kata Roesman, merupakan salah satu pahlawan nasional yang berasal dari Kesultanan Aceh.

Dengan pembuatan Film Malahayati, berarti TNI mengenang kembali sejarah kejayaan Kesultanan Aceh dan sekaligus memberikan pendidikan sejarah, kepada generasi muda agar lebih memahami dan mengenal Putroe Pang Aceh yang sangat berkarakter.

Kepahlawanan Laksamana Malahayati, ujar Roeman, patut diteladani sebagaimana beliau telah mewariskan patriotisme untuk lebih mencintai Aceh - Indonesia.

"Maklumlah dengan kemajuan teknologi informatika saat ini, mudah sekali terjadi gesekan dan pergeseran sejarah yang dapat memudarkan sejarah," ujarnya.

Artinya,  tambah Roesman, usaha pembuatan film nasional ini, akan mumpuni memperkuat, mempertebal, dan mempertajam pemahaman generasi Putra Putri Aceh secara nasional maupun internasional untuk terus dapat meneruskan perjuangan Laksamana Malahayati dalam menjaga dan mengawal samudra dalam bingkai NKRI.

Kemudian Roesman juga menyampaikan, untuk menjaga dan kemurnian dan akurasi yang tepat dalam menggarap film itu, berkolaborasilah dengan Pemerintah Aceh,  para tokoh, sejarawan, dan budayawan Aceh.

Jadi,  tambah Roesman,  secara positif dengan digarapnya Film Pahlawan Samudra itu tentu akan jadi panutan,  kebanggaan generasi muda yang pernah mengantarkan nama Indonesia dan keberaniannya menakhlukkan penjajah.

Pewarta: Khairuman

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2017