Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma membantu biaya pengobatan bayi perempuan bernama Ashadia Innara asal Gampong Mata Mamplam Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen yang menderita penyakit hidrosefalus (kepala membesar).
"Keluarganya juga tergolong kurang mampu, sehingga membutuhkan bantuan untuk penanganan medis,” kata Sudirman Haji Uma, di Banda Aceh, Jumat.
Putri dari pasangan Suryadi (43) dan Marlina (39) ini menderita hidrosefalus sejak lahir, dan sempat gagal menjalani operasi karena keterbatasan biaya. Mereka tidak memiliki ongkos membawa anaknya berobat ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, termasuk biaya pendamping selama perawatan.
Setelah menerima informasi terkait kondisi dan masalah tersebut, Haji Uma kemudian berupaya membangun koordinasi membantu proses keberangkatan dan penanganan medis pasien di ibu kota provinsi.
Baca: Haji Uma minta Polda Aceh usut tuntas kasus pelecehan anak di Bireuen
Hari ini, pasien sudah berada di Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan di RSUD Zainoel Abidin, dan dalam pengawasan staf Kantor DPD RI Perwakilan Aceh.
“Kita memberikan perhatian khusus terhadap kondisi bayi ini karena sangat memprihatinkan," ujarnya.
Haji Uma menegaskan, pihaknya bakal terus memantau perkembangan kondisi pasien selama menjalani perawatan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.
“Kami berupaya semaksimal mungkin, agar ananda Ashadia Innara dapat segera ditangani dengan baik. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan,” demikian Sudirman Haji Uma.
Secara medis, hidrosefalus merupakan kondisi yang terjadi akibat gangguan aliran cairan serebrospinal di dalam otak. Penumpukan cairan tersebut dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga kepala dan berpotensi merusak jaringan otak, terutama pada pusat saraf vital.
Baca: Haji Uma laporkan konflik lahan HGU di Aceh Timur ke BAP DPD RI
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026